Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Abstract

Latar Belakang: Supraorbital neuralgia (SON) merupakan penyakit yang memiliki kriteria nyeri kepala depan pada daerah yang dipersarafi oleh saraf orbital, sensitif terhadap nyeri pada celah supraorbital atau sepanjang saraf supraorbital, dan hilangnya gejala secara absolut namun sementara jika dilakukan blok saraf supraorbital. SON merupakan penyakit yang langka, sehingga melatar belakangi penulis untuk melaporkan kasus ini.

Kasus: Seorang laki-laki 52 tahun, datang dengan keluhan utama nyeri kepala sebelah kanan sejak 7 tahun yang lalu. Nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk dan menetap. Pada pemeriksaan fisik, keadaan umum pasien dalam batas normal, dan didapatkan daerah sensitif nyeri pada alis sebelah kanan dan sepanjang persarafan saraf supraorbital pada pemeriksaan lokal. Pemeriksaan radiologi dan MRI kepala tidak menunjukkan kelainan. Pada pasien kemudian dilakukan neurektomi saraf supraorbital. Kondisi pasca neurektomi pada pasien ini baik, pasien bebas nyeri, dan luka operasi terawat baik.

Simpulan: Neurektomi saraf supraorbital merupakan tindakan yang aman, cepat, dan minim efek samping bagi pasien dengan SON.

 

How to Cite

Daniswara Maliawan, M. G. (2016). SUPRAORBITAL NEURALGIA: SEBUAH LAPORAN KASUS. Intisari Sains Medis, 7(1), 29–32. https://doi.org/10.15562/ism.v7i1.98

HTML
521

Total
1701

Share

Search Panel

Made Gemma Daniswara Maliawan
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal