Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Atipikal intraoseus hemangioma: laporan kasus

Abstract

Introduction: Atypical hemangioma is rarely found benign neoplasm which frequently involves the vertebrae and craniofacial bones. Meanwhile, soft tissue hemangioma is a benign vascular neoplasm commonly encountered. When it occurs in long bones, it is usually found at diaphysis and meta-diaphysis. Intraosseous hemangioma can occur at any age and is usually asymptomatic, whereas soft tissue hemangioma is more frequent in women compared to men.

Case report: A 26-year-old woman had a complained about pain on the left thigh over the past 10 years, that worsened for the past few months. Her growth and development was normal. Five years before admission, she had fallen while walked, but no history of having surgery. Femur radiograph showed expansile lytic lesion with narrow transitional zone accompanied by sclerotic and ground glass apperance on left femoral diaphysis and soft tissue swelling that contain calcification. CT scan revealed well defined lobulated solid soft tissue mass with calcification within the mass. it contain dilated and turtous vascular component, causing expansile lytic lesion and cortical destruction.

Conclusion: Soft tissue Hemangioma is often found to have a higher occurrence in women compared to men. Unlike hemangioma in the axial bone, the diagnosis of hemangioma in the appendicular bone is more challenging due to rare cases and non-specific radiological features. Intraosseous hemangioma can provide varied radiological features and must be included in comparative diagnosis of osteolytic and expansile lesions.

 

 

Pendahuluan: Hemangioma atipikal jarang merupakan neoplasma jinak yang jarang ditemukan danering melibatkan tulang vertebra dan kraniofasial. Sedangkan hemangioma jaringan lunak merupakan neoplasma vaskuler jinak yang biasa dijumpai. Ketika terjadi pada tulang panjang, biasanya ditemukan di diafisis dan meta-diafisis. Hemangioma intraoseus dapat terjadi pada semua usia dan biasanya asimtomatik, sedangkan hemangioma jaringan lunak lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Laporan kasus ini akan mendeskripsikan gambaran hemangioma intraoseus atipikal pada seorang laki-laki dewasa

Laporan Kasus: Seorang wanita berusia 26 tahun memiliki keluhan tentang nyeri pada paha kiri selama 10 tahun terakhir, yang memburuk selama beberapa bulan terakhir. Pertumbuhan dan perkembangannya normal. Lima tahun sebelum masuk rumah sakit, pernah mengalami kondisi jatuh berjalan, tapi tidak ada riwayat menjalani operasi. Radiografi femur menunjukkan lesi litik yang meluas dengan zona transisi yang sempit disertai dengan munculnya sklerotik dan ground glass pada diafisis femoralis kiri dan pembengkakan jaringan lunak yang mengandung kalsifikasi. CT-scan menunjukkan massa jaringan lunak padat berlobus yang terdefinisi dengan baik dengan kalsifikasi di dalam massa. itu mengandung komponen pembuluh darah melebar dan kura-kura, menyebabkan lesi litik yang meluas dan kerusakan kortikal.

Simpulan: Hemangioma jaringan lunak sering ditemukan memiliki kejadian yang lebih tinggi pada wanita dibandingkan pria. Tidak seperti hemangioma pada tulang aksial, diagnosis hemangioma pada tulang apendikuler lebih menantang karena kasus yang jarang terjadi dan gambaran radiologis yang tidak spesifik. Hemangioma intraoseus dapat memberikan gambaran radiologis yang bervariasi dan harus dimasukkan dalam diagnosis komparatif lesi osteolitik dan lesi ekspansil.

References

  1. Chawla A, Singrakhia M, Maheshwari M, Modi N, Parmar H. Intraosseous haemangioma of the proximal femur: imaging findings. Br J Radiol. 2006;79(944):e64-6. doi: 10.1259/bjr/53131368.
  2. Manaster BJ. Diagnostic Imaging Musculoskeletal Non-Traumatic Disease second edition. Philadelphia: Elsevier; 2016.
  3. Ching BC, Wong JS, Tan MH, Jara-Lazaro AR. The many faces of intraosseous haemangioma: a diagnostic headache. Singapore Med J. 2009;50(5):e195-8.
  4. Cha JG, Yoo JH, Kim HK, Park JM, Paik SH, Park SJ. PET/CT and MRI of intra-osseous haemangioma of the tibia. Br J Radiol. 2012;85(1012):e94-8. doi: 10.1259/bjr/35251836.
  5. Yao K, Tang F, Min L, Zhou Y, Tu C. Multifocal intraosseous hemangioma: A case report. Medicine (Baltimore). 2019;98(2):e14001. doi: 10.1097/MD.0000000000014001.
  6. Olsen KI, Stacy GS, Montag A. Soft-tissue cavernous hemangioma. Radiographics. 2004;24(3):849-54. doi: 10.1148/rg.243035165.
  7. Ko SW, Park JG. Cavernous hemangioma of the ilium mimicking aggressive malignant bone tumor with increased activity on (18)F-FDG PET/CT. Korean J Radiol. 2013;14(2):294-8. doi: 10.3348/kjr.2013.14.2.294.
  8. Shikhare S, Sittampalam K, Peh W, Shimpi T. Proximal Ulna: A Rare Location for Solitary Intraosseous Hemangioma. Oman Med J. 2018;33(3):260-263. doi: 10.5001/omj.2018.48.
  9. Hwang K. Intraosseous hemangioma of the orbit. J Craniofac Surg. 2000;11(4):386-7. doi: 10.1097/00001665-200011040-00020.
  10. Moore SL, Chun JK, Mitre SA, Som PM. Intraosseous hemangioma of the zygoma: CT and MR findings. AJNR Am J Neuroradiol. 2001;22(7):1383-5.

How to Cite

Premana, P. P. B., Martadiani, E. D., Margiani, N. N., & Sumadi, I. W. J. (2021). Atipikal intraoseus hemangioma: laporan kasus. Intisari Sains Medis, 12(1), 467–471. https://doi.org/10.15562/ism.v12i1.942

HTML
158

Total
225

Share

Search Panel

Pande Putu Bagus Premana
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Elysanti Dwi Martadiani
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Ni Nyoman Margiani
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


I Wayan Juli Sumadi
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal