Research Article

Prevalensi obesitas pada pasien kanker kolorektal di RSUP Sanglah periode 2019 - 2020

Bagus Agung Arya Dharma Pramana Dwi Sutanegara , Ni Nyoman Ayu Dewi, I Wayan Gede Sutadarma

Bagus Agung Arya Dharma Pramana Dwi Sutanegara
Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Unversitas Udayana, Bali, Indonesia. Email: ebagusagung34@gmail.com

Ni Nyoman Ayu Dewi
Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia

I Wayan Gede Sutadarma
Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
Online First: April 01, 2021 | Cite this Article
Sutanegara, B., Dewi, N., Sutadarma, I. 2021. Prevalensi obesitas pada pasien kanker kolorektal di RSUP Sanglah periode 2019 - 2020. Intisari Sains Medis 12(1): 137-140. DOI:10.15562/ism.v12i1.907


Background: Colorectal cancer is cancer that develops slowly and begins as a tumor or growth of tissue from the inner surface of the rectum or colon. Colorectal cancer can be influenced by exogenous factors that can be modified, one of which is obesity. This study aims to determine the prevalence of obesity in colorectal cancer patients.

Methods: This research was a descriptive study with a retrospective approach using medical record data and the sampling technique was total sampling. The data obtained according to the inclusion and exclusion criteria were 100 data which were then analyzed using SPSS version 20 for Windows. Data was taken from the 100 medical records for age, sex, Body Mass Index (BMI), and histopathology of colorectal cancer. The data was obtained from the Installation Medical Record at Sanglah Hospital.

Results: The results found a difference in colorectal cancer patients with BMI ?25 and <25 kg/m2. Patients with a BMI <25 kg/m2 were 90 patients (90.00%) more suffering from colorectal cancer than 10 patients (10.00%) who had a BMI ?25 kg/m2. Based on age, the most colorectal cancer was found at ? 56 years old, namely 52.0%. In contrast, based on the type of cancer, there were more adenocarcinoma types, namely 88 patients (88.0%) compared to histopathological types of cancer that were difficult to find (12.00%).

Conclusion: From the results of this study, it can be concluded that colorectal cancer patients attack more than or equal to 56 and BMI <25 kg/m2.

 

Latar Belakang: Kanker kolorektal merupakan kanker yang berkembang dengan lambat dan berawal sebagai tumor atau perkembangan jaringan dari permukaan dalam rektum atau kolon. Kanker kolorektal dapat dipengaruhi oleh faktor eksogen yang dapat dimodifikasi salah satunya adalah obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi obesitas pada pasien kanker kolorektal.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis dan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Data yang diperoleh sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 100 data yang kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 20 untuk Windows. Dari 100 rekam medis diambil data umur, jenis kelamin, IMT dan histopatologi kanker kolorektal. Data diperoleh dari Instalasi Rekam Medis RSUP Sanglah.

Hasil: Pada hasil ditemukan adanya perbedaan pada pasien kanker kolorektal dengan IMT?25 dengan <25 kg/m2. Pasien dengan IMT<25 kg/m2 yaitu sebanyak 90 pasien (90,0%) lebih banyak menderita kanker kolorektal dibandingkan dengan 10 pasien (10,0%) yang memiliki IMT ?25 kg/m2. Dilihat dari usia pasien, didapatkan kanker kolorektal paling banyak pada usia ? 56 tahun yaitu 52,0%, sedangkan pada jenis kanker didapatkan tipe adenokarsinoma lebih banyak yaitu 88 pasien (88,0%) dibandingkan tipe histopatologi kanker yang sulit dijelaskan (12,0%).

Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pasien kanker kolorektal lebih banyak menyerang pada usia lebih dari atau sama dengan 56 dan IMT <25 kg/m2.

No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 44
PDF Downloads : 19