Research Article

Perbedaan cost-effectiveness pengangkatan drain kurang dari 3 hari dengan lebih dari 3 hari pada modified radical mastectomy

Dewa Nyoman Putra Adiwinata , Ketut Widiana, I Gde Raka Widiana

Dewa Nyoman Putra Adiwinata
PPDS-1 Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar, Bali-Indonesia. Email: f0.95noctilux@gmail.com

Ketut Widiana
Divisi Bedah Onkologi, Departemen/KSM Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar, Bali-Indonesia

I Gde Raka Widiana
Divisi Ginjal dan Hipertensi, Departemen/KSM Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar, Bali-Indonesia
Online First: July 11, 2020 | Cite this Article
Putra Adiwinata, D., Widiana, K., Widiana, I. 2020. Perbedaan cost-effectiveness pengangkatan drain kurang dari 3 hari dengan lebih dari 3 hari pada modified radical mastectomy. Intisari Sains Medis 11(2): 556-560. DOI:10.15562/ism.v11i2.720


Introduction: Modified radical mastectomy (MRM) is a therapeutic choice for operable breast cancer. The most frequent post-surgery complication is seroma formation, and this can be circumvented by the use of drainage. There is still a debate over the use of drainage time on the effectiveness and cost efficiency used. The purpose of this study is a more in-depth study of the cost-effectiveness of removing drainage in less than three days with more than three days, in patients post-MRM.

Method: This research is a cost-effectiveness analysis using a decision tree, with a cross sectional analytic research design. Data collection was performed retrospectively by comparing direct medical cost to evaluate the difference in cost-effectiveness of drain removal for less than three days and for more than three days for modified radical mastectomy (MRM).

Results: 36 samples were collected that met the exclusion and inclusion criteria, consisting of 19 samples in the group with drain removal ≤ 3 days, and 17 samples in the group with drain removal> 3 days. Analysis of the cost of removing the drain less than three days showed the average direct medical cost of the patient was Rp. 700,578.00. Whereas patients with drain removal for more than three days showed a direct medical cost of Rp. 981,000.00. The average difference in average cost-effectiveness ratio between the two groups is Rp. 2,599.00.

Conclusion: In this study, patients with drain removal ≤ 3 days had better cost-effectiveness compared to drain removal> 3 days.

 

Pendahuluan: Modified radical mastectomy (MRM) adalah pilihan terapi pada kanker payudara dapat dioperasi. Komplikasi pasca tindakan yang paling sering terjadi adalah terbentukya seroma, dan hal tersebut dapat disiasati dengan penggunaan drain. Masih terjadi suatu perdebatan terhadap lama pemakian drain terhadap efektifitas dan efisiensi biaya yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah pengkajian lebih mendalam tentang cost-effectiveness pada pengangkatan drain kurang dari tiga hari dengan lebih dari tiga hari, pada pasien pasca tindakan MRM

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cost-effectivness analisis menggunakan decision tree, dengan rancangan metode penelitian analytic cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan membandingkan direct medical cost (biaya medis langsung) untuk mengevaluasi perbedaaan cost-effectiveness pengangkatan drain kurang dari tiga hari dan lebih dari tiga hari pada modified radical mastectomy (MRM).

Hasil: Dikumpulkan 36 sampel yang memenuhi kriteria ekslusi dan inklusi, terdiri dari 19 sampel pada kelompok dengan pengangkatan drain ≤ 3 hari, dan 17 sampel pada kelompok dengan pengangkatan drain > 3 hari. Analisis biaya pada pengangkatan drain yang kurang dari tiga hari menunjukkan rerata direct medical cost pasien adalah Rp. 700,578,00. Sedangkan untuk pasien dengan pengangkatan drain lebih dari toga hari menunjukkan direct medical cost sebesar Rp. 981.000,00. Rerata perbedaan average cost-effectiveness ratio antara kedua kelompok adalah Rp. 2,599,00.

Simpulan: Pada penelitian ini didapatkan pasien dengan pengangkatan drain ≤ 3 hari memiliki cost-effectiveness lebih baik dibandingkan dengan pengangkatan drain > 3 hari.

References

Shah SH, et al. Modified radical mastectomy; Morbidity during early postoperative period. The Prof J Onc. 2004;41:122-129

Kuroi K, Sjimozuma K, Taguchi T, Imai H, Yamashiro H, Ohsumi S, et al. Evidence based risk factors for seroma in breast surgery. Japan J Chin Oncol. 2006;36:197-206.

Hashemi E, Kaviani A, et al. Seroma formation after surgey for breast cancer. World Journal of Surgical Oncology. 2004;2:44.

Vitug FA, et al. Complications in Breast Surgery. Surgical Clinics of North America. 2007;87(2):431-51.

Edin R, Round J, Hulme C, et al. Cost effectiveness analysis and efficient use of the pharmaceutical budget: the key role of clinical pharmacologist: Br J Clin Pharmacol. 2010;70(3):350-5.

BPJS Kesehatan Indonesia. PT. Askes Persiapan BPJS Kesehatan. Diunduh dari: http://www.djsn.go.id/PT.%20Askes_Persiapan%20BPJS%20Kesehatan.pdf tanggal 1 Januari 2019

Dukhovny J, et al. Economic evaluation of cancer drugs: using clinical trial and real word data. New York: Black Well Publishig; 2011.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 51
PDF Downloads : 20