Research Article

Hubungan asupan gula sederhana terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II

Anastasya Maria Kosasih , I Wayan Gede Sutadarma, Ni Nyoman Ayu Dewi

Anastasya Maria Kosasih
Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Email: anastasyakosasih@gmail.com

I Wayan Gede Sutadarma
Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Ni Nyoman Ayu Dewi
Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali
Online First: December 01, 2020 | Cite this Article
Kosasih, A., Sutadarma, I., Dewi, N. 2020. Hubungan asupan gula sederhana terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II. Intisari Sains Medis 11(3): 973-977. DOI:10.15562/ism.v11i3.676


Background: Type II DM is associated with lifestyle that cause obesity. Obesity is caused by excessive intake of simple sugars that cause insulin resistance.

Aim: The study aims to determine the relationship between intake of simple sugars, carbohydrates, and calories with blood glucose levels in type II DM patients.

Methods: This study was an observational analytic design, at the Western Denpasar Health Center I and II in August to September 2019. The inclusion criteria were type II DM patients without using insulin, normal BMI, and willing to participate. Exclusion criteria were type II DM patients who on diet (no carbohydrate). The number of samples was 100 people with simple random sampling technique. The procedure was started by giving informed consent, checking BMI, filling of 2x24 hour food recall, and checking blood glucose using glucometer.

Results: Calorie for men was 1059.61 kcal and women was 1081.65 kcal. Carbohydrate intake in men was 149.15 grams and in women was 157.26 grams. Simple sugar intake in men is 24.98 grams and in women is 28.41 grams. There is a relationship between intake of simple sugars, carbohydrate, and calories with blood glucose levels (p = 0,000; p = 0.001; p = 0.024) and correlation strength (r = 0.44; r = 0.32; r = 0.23).

Conclusion: There is a moderate correlation between simple sugar intake and carbohydrate intake with blood glucose levels and a weak correlation between calorie intake and blood glucose levels.

 

Latar Belakang: DM tipe II berhubungan dengan gaya hidup, salah satunya adalah obesitas. Obesitas ini disebabkan oleh asupan gula sederhana yang berlebih yang menyebabkan resistensi insulin. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan gula sederhana, karbohidrat, dan kalori dengan kadar glukosa dalam darah pada pasien DM tipe II.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik yang dilakukan di Puskesmas Denpasar Barat I dan Puskesmas Denpasar Barat II pada Agustus hingga September 2019. Kriteria inklusi adalah pasien DM tipe II tanpa menggunakan insulin, indeks massa tubuh normal, dan bersedia untuk mengikuti penelitian. Kriteria eksklusi adalah pasien DM tipe II yang melakukan diet tanpa mengonsumsi karbohidrat. Jumlah sampel sebesar 100 orang dengan teknik simple random sampling. Prosedur penelitian diawali dengan pemberian informed consent, pengecekan indeks massa tubuh, pengisian data food recall 2x24 jam, dan pengecekan glukosa darah sewaktu dengan glukometer. Analisis data adalah uji univariat dengan Uji Kolmogorov Smirnov dan uji bivariat dengan Uji Spearman.

Hasil: Asupan kalori per hari pada laki-laki sebesar 1059,61 kkal dan perempuan sebesar 1081,65 kkal. Asupan karbohidrat pada laki-laki sebesar 149,15 gram dan pada perempuan sebesar 157,26 gram. Asupan gula sederhana pada laki-laki sebesar 24,98 gram dan pada perempuan sebesar 28,41 gram. Analisis menunjukkan adanya hubungan antara asupan gula sederhana, karbohidrat, dan kalori dengan kadar glukosa darah (p=0,000; p=0,001; p=0,024) dan kekuatan korelasi (r=0,44; r=0,32; r=0,23).

Simpulan: Terdapat korelasi sedang antara asupan gula sederhana dan asupan karbohidrat dengan kadar glukosa darah dan korelasi lemah antara asupan kalori dengan kadar glukosa darah.

References

WHO. Diabetes. [Online]. 2017. Available from: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs312/en/ [Accessed Juni 2017].

International Diabetes Federation (IDF). Diabetes Atlas. Edisi ke-8. Belgium: IDF; 2017. h. 21-28.

Suastika K, Saraswati M R, Gotera W, dan Budhiarta A A. Obesity, Metabolic Syndrome and Type 2 Diabetes in Bali, Indonesia. J AFES. 2011; 26:159-162. DOI: https://doi.org/10.15605/jafes.026.02.14

Schulze M B, Manson J E, Ludwig D S. Sugar Sweetend Beverages, Weight Gain, and Incidence of Type 2 Diabetes in Young and Middle-Aged Woman. Jama. 2004; 292(8): 927-934. DOI: 10.1001/jama.292.8.927

Malik V S, Popkin B M, Bray G A, Despres J E, Willett, W C, Hu F B.Sugar Sweetened Beverages and Risk of Metabolic Syndrome and Type 2 Diabetes: A Meta Analysis. Diabetes Care. 2010; 33(11):2477-2483. DOI: https://doi.org/10.2337/dc10-1079

Scientific Advisory Committee on Nutrition (SACN). Draft Carbohydrate and Health Report. 2014. h. 89-96.

Unites States Department of Agriculture. DGAC report - Part D. Science Base, Sect.5. Carbohydrates. [Online]. 2015. Available at: https://health.gov/DietaryGuidelines/dga2005/report/HTML/D5_Carbs.html [diakses: Oktober 2019].

Vasanti S M, Barry M P, Bray G A, Despres J P, et al. Sugar Sweetened Beverages, Obesity, Type 2 Diabetes Mellitus, and Cardiovascular Disease Risk. Circulation. 2010; 121(11):1356-1364. DOI: https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.109.876185

Janket S J, Manson J E, Sesso H, et al. A Prospective Study of Sugar Intake and Risk of Type 2 Diabetes in Women. Diabetes Care. 2003; 26(4): 1008-1015. DOI: https://doi.org/10.2337/diacare.26.4.1008

Apritasari D A. Hubungan Asupan Konsumsi Karbohidrat dan Kolesterol Terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Rawat Jalan di RSUD Dr. Moewardi (skripsi). 2015 Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wulandari PDA, Wirata G, Putri CWS. Hubungan Antara Asupan Energi, Asupan Protein Dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi Penduduk Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Upt Kesmas Blahbatuh II, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. E-Jurnal Medika Udayana, 2015; 4(7).

Mulyani WRW, Sanjiwani MID, Sandra, Prabawa IPY, Lestari AAW, Wihandani DM, et al. Chaperone-Based Therapeutic Target Innovation: Heat Shock Protein 70 (HSP70) for Type 2 Diabetes Mellitus. Diabetes Metab Syndr Obes. 2020;13:559–568.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 159
PDF Downloads : 77