Research Article

Pemberian ekstrak kulit buah anggur (Vitis vinifera L.) mampu menurunkan kadar malondialdehid (MDA) plasma pada tikus dengan diet tinggi kolesterol

Etik Nurhidayati , Ni Made Linawati, I Wayan Sugiritama

Etik Nurhidayati
Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia. Email: etiknurhidayati4@gmail.com

Ni Made Linawati
Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia

I Wayan Sugiritama
Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
Online First: August 01, 2020 | Cite this Article
Nurhidayati, E., Linawati, N., Sugiritama, I. 2020. Pemberian ekstrak kulit buah anggur (Vitis vinifera L.) mampu menurunkan kadar malondialdehid (MDA) plasma pada tikus dengan diet tinggi kolesterol. Intisari Sains Medis 11(2): 638-642. DOI:10.15562/ism.v11i2.671


Introduction: High cholesterol levels will cause disease, one of which is cardiovascular disorders or diseases. Based on WHO data in 2012 there were 17.5 million deaths in the world due to cardiovascular disease. Coronary heart occupies the highest position at 42% where one of the most common risk factors is dyslipidemia. This research aimed to evaluate the effect of grape skin extract on plasma MDA level.

Methods: This study is an experimental study with a post-test only control group research design. Thirty male Wistar rats aged 2-3 months with a body weight of around 200 grams and healthy, classified into 4 treatment groups and a control group with a high cholesterol diet and administration of different dosages of grape skin extract, dose of 100 mg/175 gbw (gram body weight), 250 mg/175 gbw, and 500 mg/175 gbw. All blood samples were taken on day 30 and an MDA test was performed. Kruskal Wallis test was performed to analyze the correlation.

Results: The test results obtained with p<0.05 in the group of rats given grape skin extract at a dose of 100 mg/175 gbw, 250 mg/175 gbw, and 500 mg/175 gbw, thus showing significantly lower MDA levels compared with control group.

Conclusion: Administration of grape skin extract to rats given a high cholesterol diet may reduce plasma MDA levels.

 

Latar belakang: Kolesterol yang tinggi di dalam darah akan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah gangguan atau penyakit kardiovaskular. Data tahun 2012 terdapat 17,5 juta kematian di dunia karena masalah kardiovaskular. Jantung koroner menduduki posisi tertinggi yaitu 42% dimana salah satu faktor risiko terseringnya adalah dislipidemia. Mengetahui dampak pemberian kulit buah anggur terhadap MDA plasma tikus adalah sasaran penelitian ini.

Metode: Sebuah penelitian eksperimental menggunakan metode post-test only diterapkan pada penelitian ini. Tiga puluh tikus wistar jantan, umur 2-3 bulan, berat rerata 200 gram, dan sehat, dikelompokkan ke dalam 1 kelompok kontrol serta 4 kelompok perlakuan dengan diet tinggi kolesterol dan pemberian dosis ekstrak kulit anggur yang berbeda-beda, yaitu dosis 100 mg/175 gbb, 250 mg/175 gbb dan 500 mg/175 gbb. Pada akhir penelitian, yaitu hari ke- 30, semua sampel diambil darahnya kemudian dilakukan uji MDA.

Hasil: Uji penelitian dengan Kruskal Wallis memperoleh hasil p=0,035 (p<0,05) pada kelompok tikus yang diberikan ekstrak kulit anggur dengan dosis 100 mg/175 gbb, 250 mg/175 gbb dan 500 mg/175 gbb, sehingga menunjukkan kadar MDA lebih rendah signifikan dibanding dengan kontrol.

Simpulan: Pemberian ekstrak kulit buah anggur memiliki dampak penurunan MDA plasma pada tikus dengan diet tinggi kolesterol.

References

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit Jantung Penyebab Kematian Tertinggi, Kemenkes Ingatkan CERDIK. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2017

Kumar V, Abbas A, Aster J. Robbins Basic Pathology. Edisi kesembilan. Canada: Elsevier. 2013:335-43.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2013.

Ayala A, Munoz MF, Arguelles S. Lipid peroxidation: production, metabolism and signaling mechanism of malondialdehyde and 4- hydroxy-2-nonenal. Oxid Med Cell Longev. 2014; 112: 21-8.

Artha IMJR, Bhargah A, Dharmawan NK, Pande UW, Triyana KA, Mahariski PA, Yuwono J, Bhargah V, Prabawa IPY, Manuaba IBAP, Rina IK. High level of individual lipid profile and lipid ratio as a predictive marker of poor glycemic control in type-2 diabetes mellitus. Vasc Health Risk Manag. 2019 Jun 5;15:149-157. doi: 10.2147/VHRM.S209830. PMID: 31239693; PMCID: PMC6560183.

Yang RL, Shi YHS, Li W, Le GW. Increasing oxidative stress with progressive hyperlipidemia in human: relation between malondialdehyde and atherogenic index. J Clin Biochem Nutr. 2008;43(3):154-8.

Winarsi. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisius. 2007:189-90.

Rukmanasari R. Efek ekstrak kulit terong ungu (Solanum melongena L.) terhadap kadar LDL dan HDL darah tikus putih. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. 2010

Zeka K, Ruparelia K, Arroo RJR, Budriesi R, Micucci M. Flavonoids and Their Metabolites: Prevention in Cardiovascular Disease and Diabetes. Diseases. 2017;5(3):1-102.

Utami MA, Sholika M. Vitis vinifera L.. Jakarta: Universitas Indonesia Departemen Farmasi. 2011.

Ozden M, Damire U, Kahraman A. Effects of proline on antioxidant system in leaves of grapevine (Vitis vinifera L.) exposed to oxidative stress by H2O2. Scientia Horticulturae. 2009;119(2):163-168

Safaei N, Babaei H, Azarfarin R, Jodati AR, Yaghoubi A, Sheikhalizadeh MA. Comparative Effect of Grape Seed Extract (Vitis Vinivera) and Ascorbic Acid in Oxidative Stress Induced by On-pump Coronary Artery Bypass Surgery. Annals of Cardiac Abaesthesia. 2017;20(1):1-39

Jawi IM, Budiasa K. Ekstrak air ubi jalar ungu menurunkan total kolesterol serta meningkatkan total antioksidan darah kelinci. Jurnal Veteriner. 2011;12(2):120-125

Jawi IM, Suprapta DN, Subawa AAN. Ubi Jalar Ungu Menurunkan Kadar MDA dalam Darah dan Hati Mencit setelah Aktivitas fisik Maksimal. Jurnal Veteriner. 2008;9(2):65-71

Shi J, Yu J, Pohorly JE, Kakuda Y. Polyphenolics in grape seeds-biochemistry and functionality. J Med Food. 2003;6:291-299

Xia EQ, Deng GF, Guo YJ, Li HB. Biological Activities of Polyphenols from Grape. Int J of Mol Sci. 2010;11:622-646

Narendhirakannan RT, Nirmala JG. In Vitro Antioxidant And Antimicrobial Activities Of Grapes (Vitis Vinifera L.) Seed And Skin Extracts – Muscat Variety. Int J Pharm Sci. 2011;3(4):242-249

Jayaprakasha GK, Singh RP, Sakariah KK. Antioxidant activity of Grape Seed (Vitis vinera) Extracts on Peroxidantion Models In Vitro. Food chem. 2001;73(3):285-290

Wongsodipuro A. Pemberian Ekstrak Anggur (Vitis vinera) Menurunkan Kadar MDA pada Eritrosit Ghost Cell Tikus yang Diinduksi Hidrogen Peroksida 3% (Tesis). Denpasar: Program Pascasarjana, Program Studi Magister Kedokteran Anti Penuaan, Universitas Udayana. 2010

Siswanto FM, Suryawan IW, Wirawan TF, Rochman F, Pangkahila JA. Ekstrak Buah Anggur Menurunkan Kadar Aspartate Transaminase Darah Mencit dengan Aktivitas Fisik Berlebih. Indonesia Mediscus Veterinus. 2014;3(3):192-199

Halliwell B, Gutteridge JMC. The definition and measurement of antioxidants in biological systems. Free Radic Biol Med. 1995;18:125–126.


Article Views      : 30
PDF Downloads : 13