Research Article

Kualitas hidup anak usia 12-15 tahun yang menderita tonsilitis kronis

Sang Ayu Putu Novi Krisna Dewi KN , Komang Andi Dwi Saputra, Agus Rudi Asthuta, Sari Wulan Dwi Sutanegara

Sang Ayu Putu Novi Krisna Dewi KN
Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Email: krisnadewi2896@gmail.com

Komang Andi Dwi Saputra
Departemen/KSM Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Agus Rudi Asthuta
Departemen/KSM Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Sari Wulan Dwi Sutanegara
Departemen/KSM Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali
Online First: August 01, 2020 | Cite this Article
Dewi KN, S., Saputra, K., Asthuta, A., Sutanegara, S. 2020. Kualitas hidup anak usia 12-15 tahun yang menderita tonsilitis kronis. Intisari Sains Medis 11(2): 523-527. DOI:10.15562/ism.v11i2.650


Background: Inflammation that occurs in palatine tonsils is often called tonsillitis. The incidence of tonsillitis in Indonesia around 23% according to the Ministry of RI. In Bali, for oral health problems of 21.6% that occur in children aged 5-9 years and in children aged 10-14 years by 20.6% based on data from Riskesdas 2007.

Aim: This study aims to determine the quality of life of children aged 12 -15 years old suffering from chronic tonsillitis in SMP Negeri 1 Kintamani.

Methods: This descriptive study uses a cross sectional study design. This sample collection uses a descriptive conservative sample whose data is taken from a questionnaire taken at SMP Negeri 1 Kintamani with the conditions of inclusion and exclusion criteria.

Results: Samples obtained 20 samples, as many as 11 people (55%) women were found to suffer the most from chronic tonsillitis, then the age group of 14 years 9 people (45%). Based on the type of tonsils most patients have T2 tonsil type as many as 16 people (80%). In terms of quality of life, almost all samples of 17 people (85%) had a normal quality of life. Based on the type of quality of life of a total of 17 samples with normal quality of life as many as 15 people (88.24%) had mild symptoms of tonsillitis while 2 people (11.76%) the rest had symptoms of moderate and severe tonsillitis.

Conclusion: There was no significant difference was found in the proportion of tonsillitis symptoms in the sample group based on quality of life (p = 1.00) in SMP Negeri 1 Kintamani.

 

Inflamasi yang terjadi pada tonsil palatina sering disebut dengan tonsilitis. Kejadian tonsilitis di Indonesia sekitar 23% berdasarkan Departemen RI. Di Bali, untuk masalah kesehatan mulut sebesar 21,6% yang terjadi pada anak berusia 5-9 tahun dan pada anak usia 10-14 tahun sebesar 20,6% berdasarkan data dari Riskesdas 2007.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  kualitas hidup anak usia 12-15 tahun yang menderita tonsilitis kronis di SMP Negeri 1 Kintamani.

Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Pengumpulan sampel ini menggunakan deskriptif conservative sampel yang datanya diambil dari kuesioner yang diambil di SMP Negeri 1 Kintamani dengan syarat kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.

Hasil: Sampel yang didapatkan 20 sampel, sebanyak 11 orang (55%) perempuan ditemukan paling banyak menderita tonsilitis kronis, kemudian kelompok usia 14 tahun 9 orang (45%). Berdasarkan tipe tonsilnya paling banyak pasien memiliki tipe tonsil T2 sebanyak 16 orang (80%). Ditinjau dari kualitas hidupnya hampir seluruh sampel sebanyak 17 orang (85%) memiliki kualitas hidup yang normal. Berdasarkan jenis kualitas hidupnya dari total 17 orang sampel dengan kualitas hidup normal sebanyak 15 orang (88,24%) memiliki gejala tonsilitis yang ringan sementara 2 orang (11,76%) sisanya memiliki gejala tonsilitis yang sedang dan berat.

Kesimpulan: Perbedaan bermakna tidak ditemukan dari proporsi gejala tonsilitis pada kelompok sampel berdasarkan kualitas hidupnya (p= 1,00) di SMP Negeri 1 Kintamani.

References

Sembiring R O, Porotu’o, J, Waworuntu O. Identifikasi Bakteri dan Uji Kepekaan Terhadap Antibiotik pada Penderita Tosilitis di Poliklinik THT KL BLU RSU. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode November 2012 Januari-2013. Jurnal e-Biomedik. 2013;1(2), 1053-1057.

Fachir F, S, Qamariah N, Marisa D. Hubungan Tonsilitis Kronis dan Otitis Media Efusi di Bagian THT RSUP Ulin Banjarmasin Tahun 2014. Berkala Kedokteran. 2014;12(1), 27-32.

Fakh I M, Novialdi, Elmatris. Karakteristik Pasien Tonsilitis Kronis pada Anak di Bagian THT-KL RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Andalas. 2016;5(2).

Ramadhan F, Sahrudin, Ibrahim K. Analisis Faktor Risiko Kejadian Tonsilitis Kronis Pada Anak Usia 5-11 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2017;2(6).

Sakka I, Sedjawidada R, Kodrat L, Rahardjo S P. Kadar Imunoglobulin A Sekretori pada Penderita Tonsilitis Kronik Sebelum dan Setelah Tonsilektomi. Orli. 2011;41(1).

Shalihat A O, Novialdi, Irawati L. Hubungan Umur, Jenis Kelamin dan Perlakuan Penatalaksanaan dengan Ukuran Tonsil pada Penderita Tonsilitis Kronis di Bagian THT-KL RSUP DR. M. Djamil Padang Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Andalas. 2013;4(3).

Shirley W P, Wolley A L, Wiatrak BJ. Pharyngitis and adenotonsillar disease. Dalam: Cummings. Otolaryngology Head & Neck Surgery. Philadelphia: Mosby Elsevier; 2010:2784-5.

Palandeng A C, Tumbel R E C, Dehoop J. Penderita Tonsilitis di Poliklinik THT-KL Blu RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado Januari 2010-Desember 2012. Jurnal e-Clinic. 2014;2(2).

Koagouw G A, Mengko S K, Sondakh A R. Kesehatan Tenggorok Siswa SMA Negeri 9 Manado. Jurnal e-Clinic. 2016;4(1).

Triastuti N J, Rahman F, Akbar M A, Dasuki M S, Sintowati R. Pengaruh Status Gizi dan Tonsilitis Kronik Terhadap Prestasi Belajar pada Siswa Sekolah Dasar. Biomedika. 2015;7 (1).

Suarjaya K. Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2012. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali; 2013: p. 52.

Alfarisi R, Damayanti S, Tan’im. Hubungan Kebiasaan Makan dengan Risiko Terjadinya Tonsilitis Kronik pada Anak Sekolah Dasar di Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal. 2019;1(2):187-195

Akcay A, Kara CO, Dagdefiren E, Zencir M. Variation in tonsil size in 4 to 17 years old schoolchildren. The Journal of Otolaryngology. 2006;35(4):270-4.

Amalia N. Karakteristik penderita tonsilitis kronis di RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2009 (skripsi). Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara; 2011.

Novialdi N, Pulungan MR. Mikrobiologi Tonsilitis Kronis. Padang: Universitas Andalas; 2015.


Article Views      : 31
PDF Downloads : 12