Research Article

Faktor-faktor resiko kejadian pneumonia pada pasien pneumonia usia 12-59 bulan di RSUD Wangaya

Susan Natalia Budihardjo , I Wayan Bikin Suryawan

Susan Natalia Budihardjo
Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUD Wangaya, Bali, Indonesia. Email: susan_natalia-ljc@ymail.com

I Wayan Bikin Suryawan
Bagian/SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUD Wangaya, Bali, Indonesia
Online First: April 01, 2020 | Cite this Article
Budihardjo, S., Suryawan, I. 2020. Faktor-faktor resiko kejadian pneumonia pada pasien pneumonia usia 12-59 bulan di RSUD Wangaya. Intisari Sains Medis 11(1): 332-337. DOI:10.15562/ism.v11i1.645


Background:  Pneumonia is the leading cause of under five children’s mortality worldwide. In Indonesia, pneumonia still the second largest cause of mortality in infants (12.3%) and under five children (13.2%) after diarrhea. However, the incidence of pneumonia didn’t receive some attention so it’s often referred as “the forgotten killer of children”. Therefore, the aim of our study is to control pneumonia in children under five by investigating the risk factors of pneumonia.

Methods:  A case control study was conducted from January 2019 to May 2019 by using the consecutive sampling methods. The subjects were children aged 12-59 months old with pneumonia at Wangaya Hospital for the case and children aged 12-59 months old without pneumonia at Wangaya Hospital for the control. Subject’s characteristics such as gender, age, weight birth, immunization status, exclusive breastfeeding status, history of asthma, smoke exposure, and nutritional status. Matching was performed on exclusive breastfeeding variable. Will be done the bivariate analysis with McNemar and multivariate analysis with logistic regression.

Result:  Among 96 subjects divided into 48 subjects in each group. Bivariate analysis showed that immunization status (p-value 0.009, OR 5.209) and smoke exposure (p-value 0.008, OR 2.238) were the significant risk factors of pneumonia. While gender, nutritional status, and history of asthma weren’t significant risk factors of pneumonia in children under five at Wangaya Hospital.

Conclusion:  Incomplete immunization status and exposed to cigarette smoke are the risk factors of pneumonia in children aged 12-59 months old at Wangaya Hospital.

 

Latar Belakang:  Pneumonia merupakan pembunuh nomor satu balita di dunia. Di Indonesia, Pneumonia menduduki peringkat kedua penyebab kematian bayi (12,3%) dan balita (13,2%) setelah diare. Sayangnya, kejadian pneumonia tidak begitu banyak mendapat perhatian khusus. Tujuan penulisan laporan kasus ini adalah mempelajari faktor-faktor resiko yang menyebabkan pneumonia.

Metode:  Dengan menggunakan studi kasus-kontrol yang dilakukan pada bulan Januari 2019-Mei 2019 menggunakan metode sampel konsekutif. Subjek penelitian adalah anak berusia 12-59 bulan dengan pneumonia di RSUD Wangaya untuk kasus, dan anak berusia 12-59 bulan tidak dengan pneumonia di RSUD Wangaya untuk kontrol. Karakteristik subjek berupa jenis kelamin, usia, berat badan lahir, status ASI eksklusif, status imunisasi, riwayat asma, paparan asap, dan status gizi. Dilakukan matching pada variabel ASI eksklusif. Dan akan dilakukan analisis bivariat dengan uji McNemar dan multivariat dengan regresi logistik.

Hasil: Sebanyak total 96 subjek, dengan 48 subjek untuk masing-masing kelompok penelitian. Didapatkan hasil yang signifikan pada faktor resiko status imunisasi (nilai p 0.009 dan OR 5.209) dan faktor resiko paparan asap (nilai p 0.008 dan OR 2.238). Sedangkan jenis kelamin, status gizi, dan riwayat asma tidak didapatkan hasil yang signifikan sebagai fakto resiko pneumonia di RSUD Wangaya.

Simpulan: Status imunisasi yang tidak lengkap dan terpapar asap rokok merupakan faktor resiko terjadinya pneumonia pada anak usia 12-59 bulan di RSUD Wangaya.

References

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pneumonia Balita. Buletin Jendela Epidemiologi, Volume 3. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2010.

Latief A. Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit Standar WHO. Jakarta: Depkes; 2009.

Nurnajiah M, Rusdi, Desmawati. Hubungan Status Gizi dengan Derajat Pneumonia pada Balita di RS. Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas. 2016; 5(1):250-5.

IDAI 2015. Pola Pengasuhan Anak Menekan Kejadian Pneumonia. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/menekan-pneumonia - diakese pada September 2019.

WHO 2019. Pneumonia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pneumonia - diakses pada September 2019.

Kementrian Kesehatan RI. Profil Data Kesehatan Indonesia Tahun 2011. Jakarta : Kementrian Kesehatan RI; 2012.

Kementrian Kesehatan RI. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta : Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI; 2017.

Kemetrian Kesehatan RI. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2018.

Rasyid Z. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia Anak Balita di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar. Jurnal Kesehatan Komunitas. November 2013; 2(3):136-140.

Mardani RA, Pradigdo SF, Mawarni A. Faktor Resiko Kejadian Pneumonia pada Anak Usia 12-48 Bulan (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Gombong II Kabupaten Kebumen Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat. Januari 2018; 6(1):581-590.

Sugihartono, Nurjazuli. Analisis faktor risiko kejadian Pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sideorja Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2012; 11(1):82-86.

Hartati, S, Nurhaeni N, Gayatri D. Faktor Resiko Terjadinya Pneumonia pada Anak Balita. Jurnal Keperawatan Indonesia. Maret 2012; 15(1): 13-20.

Tambunan S, Suharyo, Saptorini KK. Artikel Ilmiah: Faktor-Faktor Risiko Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Tahun 2013. Semarang: Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro; 2013.

Iswari BM, Nurhidayah I, Hendrawati S. Hubungan Status Imunisasi: DPT-HB-HiB dengan Pneumonia pada Balita Usia 12-24 Bulan di Puskesmas Babakam Sari Kota Bandung. E-journal UMM. Juli 2017; 8(2): 101-115.

Efni Y, Machmud R, Pertiwi D. Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Padang. Jurnal Kesehatan Andalas. 2016; 5(2): 365-370.

Mokoginta D, Arsin A, Sidik D. Skripsi: Faktor Resiko Kejadian Pneumonia pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota Makassar. Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin; 2013.

Kusumawati I. Hubungan Antara Status Merokok Anggota Keluarga dengan Lama Pengobatan ISPA Balita di Kecamatan Jenawi. Thesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret; 2010.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 41
PDF Downloads : 15