Research Article

Gambaran karakteristik kanker anak di RSUP Sanglah, Bali, Indonesia periode 2008-2017

Yohannes Adinatha , Ketut Ariawati

Yohannes Adinatha
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, RSUP Sanglah, Bali, Indonesia. Email: yohannesadinatha@gmail.com

Ketut Ariawati
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, RSUP Sanglah, Bali, Indonesia
Online First: August 01, 2020 | Cite this Article
Adinatha, Y., Ariawati, K. 2020. Gambaran karakteristik kanker anak di RSUP Sanglah, Bali, Indonesia periode 2008-2017. Intisari Sains Medis 11(2): 358-364. DOI:10.15562/ism.v11i2.638


Background: Childhood cancer is estimated to increase every year. Child cancer divided into leukemia and solid tumors. In RSCM Jakarta, the most common cancers are Acute Leukemia, Brain Tumor (10-15%), Retinoblastoma (10-12%), and other malignancies. This study aims to determine the characteristics of childhood cancer at Sanglah General Hospital Denpasar in the period 2008-2017.

Method: A cross-sectional retrospective descriptive study was conducted by taking patient's medical records of leukemia and solid tumors data in children admitted to Sanglah General Hospital during 2008-2017. The parameters assessed in this study were the type of cancer in children, age, sex, or residence domicile. Data were analyzed with SPSS software version 17 for Windows.

Results: The results obtained 410 pediatric cancer patients during the 2008-2017 time period, which consisted of 240 cases of leukemia (58.5%) and 170 cases of solid tumors (41.5%). Most cases were 0-5 years old (61.5%), males (50.7%), and domiciled in Bali (72.4%). Acute lymphoblastic leukemia (LLA) is the most common hematologic malignancy in children, which occupies 41.0% of total cancers proportion, followed by retinoblastoma (14.0%), malignant lymphoma (9.0%), and neuroblastoma (5.0%).

Conclusion: Most cancers in children occur at the age of 0-5 years, male sex, and domicile in Bali. Besides, acute lymphoblastic leukemia (LLA) is the most common hematologic malignancy in children.

 

Latar Belakang: Penyakit kanker anak diperkirakan meningkat setiap tahunnya. Kanker anak secara garis besar dibagi dua, yaitu keganasan darah (leukemia) dan tumor padat. DI RSCM Jakarta, kanker tersering yaitu Leukemia Akut, Tumor Otak (10-15%), Retinoblastoma (10-12%), dan keganasan lainnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kanker anak di RSUP Sanglah Denpasar dalam perioder 2008-2017.

Metode: Penelitian deskriptif retrospektif potong lintang dilakukan dengan pengambilan data rekam medis pasien leukemia dan tumor padat anak yang menjalani perawatan di RSUP Sanglah Denpasar periode tahun 2008-2017. Parameter yang dinilai pada penelitian ini adalah jenis kanker pada anak, usia, jenis kelamin, maupun domisili tempat tinggal. Data dianalisis dengan piranti lunak SPSS versi 17 untuk Windows.

Hasil: Hasil penelitian mendapatkan 410 pasien kanker anak selama rentang waktu 2008-2017 dimana terdiri atas 240 kasus leukemia (58,5%) dan 170 kasus tumor padat (41.5%). Sebagian besar kasus berusia 0-5 tahun (61,5%), berjenis kelamin laki-laki (50,7%), dan berdomisili di Bali (72,4%). Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan keganasan hematologi tersering pada anak dimana menempati proposi 41,0% dari total kanker, diikuti Retinoblastoma (14,0%), Limfoma maligna (9,0%), dan Neuroblastoma (5,0%).

Kesimpulan: Sebagian besar kanker pada anak terjadi pada usia 0-5 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan domisili di Bali. Di samping itu, Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan keganasan hematologi anak tersering pada anak.

References

Torre LA, Bray F, Siegel RL, Ferlay J, Lortet-Tieulent J, Jemal A. Global cancer statistics, 2012. CA Cancer J Clin. 2015;65(2):87-108.

Bray F, Ferlay J, Soerjomataram I, Siegel RL, Torre LA, Jemal A. Global cancer statistics 2018: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA Cancer J Clin. 2018;68(6):394-424.

Handayani K, Sitaresmi MN, Supriyadi E, et al. Delays in diagnosis and treatment of childhood cancer in Indonesia. Pediatr Blood Cancer. 2016;63(12):2189-2196.

Saletta F, Seng MS, Lau LM. Advances in paediatric cancer treatment. Transl Pediatr. 2014;3(2):156-182.

Kaatsch P. Epidemiology of childhood cancer. Cancer Treat Rev. 2010;36(4):277-285.

Permono B, Ugrasena IDG, Supriyadi E. Leukemia akut. Dalam: Windiastuti, Nency MY, Mulatsih S, Sudarmanto B, Ugrasena IDG. Buku ajar hematologi-onkologi anak. Badan Penerbit IDAI. 2018: p.277-91.

Sharpe KH, McMahon AD, Raab GM, Brewster DH, Conway DI. Association between socioeconomic factors and cancer risk: a population cohort study in Scotland (1991-2006). PLoS One. 2014;9(2):e89513.

P2PTM Kementerian Kesehatan RI. Kenali gejala dini kanker pada anak. 2018. [Tersedia pada: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/kenali-gejala-dini-kanker-pada-anak] [Diakses: 20 September 2019]

Tarigan ADT, Ariawati K, Widnyana P. Prevalensi dan karakteristik anak dengan leukemia limfoblastik akut tahun 2011-2015 di RSUP Sanglah Denpasar. Medicina. 2019;50(2):391-395.

Sulastriana, Muda S, Jemadi. Karakteristik anak yang menderita leukemia akut rawat inap di RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2011-2012. Gizi, Kesehatan Reproduksi, dan Epidemiologi. 2013;2(6):1-9

Huh J. Epidemiologic overview of malignant lymphoma. Korean J Hematol. 2012;47(2):92-104.

Allen CE, Kelly KM, Bollard CM. Pediatric lymphomas and histiocytic disorders of childhood. Pediatr Clin North Am. 2015;62(1):139-165.

Mary HS, Howard W. Non-Hodgkin Lymphoma. Dalam: Philips Lanzkowsky. Manual of Pediatric Hematology and Oncology. Edisi keenam. London: Elsevier. 2016: p. 442-52

Pandey AN. Retinoblastoma: An overview. Saudi J Ophthalmol. 2014;28(4):310-315.

Fernandes AG, Pollock BD, Rabito FA. Retinoblastoma in the United States: A 40-Year Incidence and Survival Analysis. J Pediatr Ophthalmol Strabismus. 2018;55(3):182-188.

Sayuti K, Aziz A, Nasrul M. Profil leukokoria pada anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Majalah Kedokteran Andalas. 2014;37(1):38-43.

Ishola TA, Chung DH. Neuroblastoma. Surg Oncol. 2007;16(3):149-156.

Garniasih RD, Windiastuti E, Gatot D. Karakteristik dan Kesintasan Neuroblastoma pada Anak di Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sari Pediatri 2009;11(1): 39-46.

Szychot E, Apps J, Pritchard-Jones K. Wilms' tumor: biology, diagnosis and treatment. Transl Pediatr. 2014;3(1):12-24.

Rini AT, Edhy K, Gatot D, Windiastuti E, Ciputra Y. Rabdomiosarkoma Pada Anak: Gambaran Klinis di 2 Institusi. Indonesian Journal of Cancer 2008;2(2):55-9.

Shern JF, Yohe ME, Khan J. Pediatric Rhabdomyosarcoma. Crit Rev Oncog. 2015;20(3-4):227-243.

Rescorla FJ. Pediatric germ cell tumors. Semin Surg Oncol. 1999;16(2):144-158.

Ariawati K, Widnyana AA. Tumor Sel Germinal. Dalam: Windiastuti, Nency MY, Mulatsih S, Sudarmanto B, Ugrasena IDG. Buku ajar hematologi-onkologi anak 2018. Badan Penerbit IDAI. 2018; p. 352-60.

Jackson TM, Bittman M, Granowetter L. Pediatric Malignant Bone Tumors: A Review and Update on Current Challenges, and Emerging Drug Targets. Curr Probl Pediatr Adolesc Health Care. 2016;46(7):213-228.

Sihombing Y Tumpal, Windiastuti E, Gatot D. Osteosarkoma pada anak di RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Sari Pediatri 2009;11(3):179-83.

Maheshwari AV, Cheng EY. Ewing sarcoma family of tumors. J Am Acad Orthop Surg. 2010;18(2):94-107.

Sari TT, Gatot D, Windiastuti E. Ewing’s Sarcoma Family Tumor pada Anak (Keganasan Kelompok Sarkoma Ewing) di RS Cipto Mangunkusumo. Sari Pediatri 2011;13(2):117-22.

Ringoringo HP, Windiastuti E, Gatot D. Hepatoblastoma di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta: Peran Kemoterapi Preoperatif. Sari Pediatri 2006;7(4):207-13.

Hanson RD, Atlas PM. Central Nervous System Malignancies. Dalam: Philips Lanzkowsky. Manual of Pediatric Hematology and Oncology. Edisi keenam. London: Elsevier. 2016: p. 464-6.

Arceci JR. Histiocytosis Syndromes. Dalam: Philips Lanzkowsky. Manual of Pediatric Hematology and Oncology. Edisi keenam. London: Elsevier. 2016: p. 407-18.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 89
PDF Downloads : 28