Research Article

Gambaran pola makan, kecukupan gizi, dan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat

Rifana Cholidah , Ida Ayu Eka Widiastuti, Lina Nurbaiti, Seto Priyambodo

Rifana Cholidah
Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram. Email: rifana.cholidah@gmail.com

Ida Ayu Eka Widiastuti
Department of Physiology, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

Lina Nurbaiti
Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram

Seto Priyambodo
Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram
Online First: May 16, 2020 | Cite this Article
Cholidah, R., Widiastuti, I., Nurbaiti, L., Priyambodo, S. 2020. Gambaran pola makan, kecukupan gizi, dan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Intisari Sains Medis 11(2): 416-420. DOI:10.15562/ism.v11i2.589


Background: Nutritional problem is a problem that still faced by developed countries and developing countries. An unbalanced diet is one of the causes of nutritional problems. Several studies have shown that students have an unhealthy diet and eating habits. Several factors influences such as high academic activity, limited food choices around the campus, and choosing food at affordable prices. This study aims to determine the eating pattern, nutrition adequacy, and nutritional status of the students in the Medical Faculty of Universitas Mataram, Mataram, West Nusa Tenggara, Indonesia.

Methods: This descriptive-analytical study involving students of the Medical Faculty of Universitas Mataram who met the inclusion and exclusion criteria as subjects. Subjects were obtained using a consecutive sampling method. Measurement of dietary and nutritional adequacy using a 24-hours food recall questionnaire and NutriSurvey software, and calculation of nutritional status based on body mass index (BMI).

Results: A total of 88 students were included in this study. Students with proper and improper diet pattern were 38 (43.18%) and 50 (56.82%). Students with sufficient nutrition were 42 (47.73%), and 46 (52.27%) were lack of adequate nutrition. Based on the nutritional status, 18 (20.45%) were underweight, 58 (65.91%) were normal, 8 (9.09 %) were overweight, and 4 (4.54%) were obesity.

Conclusion: Most students have improper eating patterns, lack of adequate nutrition, and normal nutritional status.

 

Latar belakang: Masalah gizi berupa kekurangan dan kelebihan gizi masih menjadi masalah baik di negara berkembang maupun negara maju. Masalah gizi ini dapat disebabkan adanya pola makan yang tidak seimbang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pola makan dan kebiasaan makan yang tidak sehat, karena pengaruh beberapa faktor seperti kesibukan akademik, pilihan makanan yang terbatas di sekitar kampus, dan memilih makanan dengan harga yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola makan, kecukupan gizi, dan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat

Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan desain potong-lintang. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subjek penelitian diperoleh dengan menggunakan metode consecutive sampling. Pada subjek dilakukan analisis pola makan dan kecukupan gizi menggunakan kuisioner 24-hour  food recall  dan software NutriSurvey, serta perhitungan status gizi  berdasarkan indeks massa tubuh (IMT).

Hasil: Sebanyak 88 mahasiswa diikutsertakan dalam penelitian ini. Terdapat 38 mahasiswa (43,18%) dengan pola makan yang benar dan 50 mahasiswa (56,82%) dengan pola makan yang salah. Terdapat 42 mahasiswa (47,73%) cukup gizi dan 46 mahasiwa (52.27%) berada pada angka kecukupan gizi kurang. Untuk status gizi, 18 mahasiswa (20,45%) dengan status gizi kurang, 58 mahasiswa (65,91%) dengan status gizi normal, 8 mahasiswa (9,09%) dengan status gizi berat badan lebih, dan 4 mahasiswa (4,54%) dengan status gizi obesitas.

Simpulan: Pola makan mahasiswa sebagian besar masih kurang tepat, angka kecukupan gizi sebagian besar kurang. Sebagian besar mahasiswa mempunyai status gizi normal.

References

Departemen Kesehatan. Riset Kesehatan dasar 2013. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013

Thompson JL, Manore MM, Vaughan L. The Science of Nutrition: What disorders can result from inadequate intakes of nutrients involved in blood health?. Benjamin Cummings. 2011

Almatsier S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. 2010

Sediaoetama. Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesi. Jakarta: Dian Rakyat. 2010

Deshpande S, Basil MD, Basil, DZ. Factors influencing healthy eating among college students: an application of the health belief model. Health marketing Quartery. 2009; 26: 145-164.

Stefanikova Z, et al. Positif and negatif trends in university students food intake. Bratisl Lek Listy. 2006; 107 (5) : 217-220

Husnah. Gambaran pola makan dan status gizi mahasiswa kuliah klinik senior (KKS) di Bagian Obsgyn RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 2012; 12(1): 23-30.

Dahlan MS. Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Edisi kelima. Salemba Medika: Jakarta. 2011

Amelia S. Permenkes Tentang Angka Kecukupan Gizi. 2014

Diakses pada: 12 April 2019

Situs: http://gizi.depkes.go.id/permenkes-tentang-angka-kecukupan-gizi

Suci SP. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pola makan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2011 [Skripsi]. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 2014

Dewi IGAMS, Seriani L. Gambaran status nutrisi, pola konsumsi sarapan dan cemilan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Gianyar. Intisari Sains Medis. 2015; 3(1): 76-82

Ruslie RH, Darmadi. Analisis regresi logistik untuk faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi remaja. Majalah Kedokteran Andalas. 2012;36(1)


Article Views      : 153
PDF Downloads : 80