Research Article

Gambaran perkembangan kognitif dan bahasa pada anak usia di bawah 3 tahun di Taman Pengasuhan Anak (TPA)/(Daycare) Kota Denpasar, Bali

I Gusti Istri Agung Widnyani , I Gusti Ayu Trisna Windiani, I Gusti Agung Ngurah Sugitha Adnyana, Soetjiningsih Soetjiningsih

I Gusti Istri Agung Widnyani
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Bali, Indonesia. Email: dr.agungwidnyani@gmail.com

I Gusti Ayu Trisna Windiani
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Bali, Indonesia

I Gusti Agung Ngurah Sugitha Adnyana
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Bali, Indonesia

Soetjiningsih Soetjiningsih
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana/RSUP Sanglah, Bali, Indonesia
Online First: March 26, 2020 | Cite this Article
Widnyani, I., Windiani, I., Adnyana, I., Soetjiningsih, S. 2020. Gambaran perkembangan kognitif dan bahasa pada anak usia di bawah 3 tahun di Taman Pengasuhan Anak (TPA)/(Daycare) Kota Denpasar, Bali. Intisari Sains Medis 11(1): 216-222. DOI:10.15562/ism.v11i1.539


Background: Speech and language developmental disorders can affect various functions in learning difficulties. This often happens to children who are less stimulated because today, many parents work so that child care will be reduced. Therefore, the childcare park (TPA) can be a choice of place to leave the child so that it is expected to get proper stimulation according to age level. This study aims to assess the status of cognitive and language development in children under 3 years of age at the Denpasar City, Bali.

Methods: A cross-sectional study was conducted to 48 children who were in 4 TPAs in Denpasar during February 2018. Variables assessed in this study included cognitive and language aspects using adaptive cognitive test (CAT) / clinical linguistic & auditory milestone scale questionnaires. (CLAMS) that is valid and reliable. The research data obtained were analyzed using SPSS software version 19 for Windows.

Results: Most respondents were female (56.3%), mean age 19.5 ± 10.0 months, and have high levels of education for both fathers (87.5%) and mothers (91.7%). The Caput Scale results show that the average DQ CAT value is 98.1 ± 11.0, DQ CLAMS 92.1 ± 12.0, and FSDQ 95.1 ± 11.0. As many as 27.1% of children in TPA have abnormal FSDQ score. The FSDQ score of the respondent's characteristics showed that most of the normal values were obtained for male (76.2%), high education on fathers (78.5%) and mothers (77.2), as well as jobs as a civil servant for fathers (73.3) and mothers (78.6)

Conclusion: About 27.1% of children experience cognitive and language impairment in TPA through CAT/CLAMS examination. In this regard, further assessment with a better research design is needed to find a causal effect.

 

Latar Belakang: Gangguan perkembangan bicara dan bahasa dapat memengaruhi berbagai fungsi dalam kesulitan belajar. Hal ini sering terjadi pada anak yang kurang mendapat stimulasi dikarenakan saat ini banyak orang tua bekerja sehingga pengasuhan terhadap anak akan berkurang. Oleh karena itu Taman pengasuhan anak (TPA) dapat menjadi pilihan tempat untuk menitipkan anak sehingga diharapkan mendapatkan stimulasi yang baik sesuai dengan tingkat usia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai status perkembangan kognitif dan bahasa pada anak di bawah usia 3 tahun di TPA Kota Denpasar, Bali.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan potong lintang terhadap 48 anak yang berada pada 4 TPA di Denpasar pada bulan Februari 2018. Variabel yang dinilai pada penelitian ini meliputi aspek kognitif dan bahasa dimana menggunakan kuisioner cognitif adaptive test (CAT)/clinical linguistic & auditory milestone scale (CLAMS) yang sahih dan reliabel. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan piranti lunak SPSS versi 19 untuk Windows.

Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (56,3%), usia rata-rata 19,5±10,0 bulan, dan tingkat pendidikan yang tinggi baik pada ayah (87,5%) maupun ibu (91,7%). Hasil Caput Scale menunjukkan bahwa rata-rata nilai DQ CAT adalah 98,1±11,0, DQ CLAMS 92,1±12,0, dan FSDQ 95,1±11,0. Sebanyak 27,1% anak di TPA memiliki nilai FSDQ tidak normal. Nilai FSDQ karakteristik responden menunjukkan sebagian besar nilai normal diperoleh pada laki-laki (76,2%), Pendidikan tinggi ayah (78,5%) dan ibu (77,2), maupun pekerjaan PNS pada ayah (73,3) dan ibu (78,6)

Simpulan: Anak yang mengalami gangguan fungsi kognitif dan bahasa di TPA sebanyak 27,1% melalui pemeriksaan CAT/CLAMS. Berkaitan dengan hal tersebut maka penilaian lebih lanjut dengan desain penelitian yang lebih baik diperlukan untuk mencari hubungan sebab akibat.

References

Fink G, Rockers PC. Childhood growth, schooling, and cognitive development: further evidence from the Young Lives study. Am J Clin Nutr. 2014;100(1):182–188.

Valla L, Wentzel-Larsen T, Hofoss D, Slinning K. Prevalence of suspected developmental delays in early infancy: results from a regional population-based longitudinal study. BMC Pediatr. 2015;15:215.

Committee on Children With Disabilities. Role of the pediatrician in family-centered early intervention services. Pediatrics. 2001;107(5):1155–1157.

Thapar A, Cooper M, Rutter M. Neurodevelopmental disorders. Lancet Psychiatry. 2017;4(4):339–346.

Scheffler F, Vogel D, Astern R, Burgess J, Conneally T, Salerno K. Screening for communication and cognitive disorders in infants and toddlers. Pediatr Nurs. 2007;33(6):473–480.

Hartanto F, Selina H, Zuhriah H, Fitra S. Pengaruh Perkembangan Bahasa Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 1-3 Tahun. Sari Pediatri. 2011;12(6): 386-90.

Dhamayanti M, Herlina M. Skrining Gangguan Kognitif dan Bahasa dengan Menggunakan Capute Scales (Cognitive Adaptive Test/Clinical Linguistic & Auditory Milestone Scale-Cat/Clams). Sari pediatri. 2009;11(3):189-98.

Nelson HD, Nygren P, Walker M, Panoscha R. Screening for speech and language delay in preschool children: systematic evidence review for the US Preventive Services Task Force. Pediatrics. 2006;117(2):e298–e319.

Windiani IGAT, Soetjiningsih. Penilaian CAT (cognitive adaptive test)/CLAMS (clinical linguistic & auditory milestone scale) pada Anak di Tempat Penitipan Anak Werdhi Kumara I Denpasar. Sari Pediatri. 2010;12(4):228-32.

Grantham-McGregor S, Cheung YB, Cueto S, et al. Developmental potential in the first 5 years for children in developing countries. Lancet. 2007;369(9555):60–70.

Felfe C, Lalive R. Does early child care affect children’s development?. Journal of Public Economics. 2018;159:33-53

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Laporan Ketenagakerjaan Indonesia 2017: Memanfaatkan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Penciptaan Lapangan Kerja. Organisasi Perburuhan Internasional. 2017

Kementerian Pendidikan Nasional. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak. Jakarta.2015

Dahlan SM. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Edisi ke-3. Jakarta: Salemba Medika. 2013.

Lake A, Chan M. Putting science into practice for early child development. Lancet. 2015;385(9980):1816–1817.

Vaivre-Douret L. Developmental and cognitive characteristics of "high-level potentialities" (highly gifted) children. Int J Pediatr. 2011;2011:420297.

Blau DM. The effect of child care characteristics on child development. The Journal of Human Resources. 2014;34(4):786-822.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 1
PDF Downloads : 0