Research Article

Prevalensi penderita skizofrenia dengan riwayat kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Bangli provinsi Bali

Made Bagus Ari Pandita , Cokorda Bagus Jaya Lesmana

Made Bagus Ari Pandita
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Email: aripandita66@gmail.com

Cokorda Bagus Jaya Lesmana
Bagian/SMF Psikiatri RSUP Sanglah, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Online First: December 01, 2019 | Cite this Article
Pandita, M., Lesmana, C. 2019. Prevalensi penderita skizofrenia dengan riwayat kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Bangli provinsi Bali. Intisari Sains Medis 10(3). DOI:10.15562/ism.v10i3.494


Background: Schizophrenia is a psychotic disorder that is chronic and is most often found in the community. In the community, especially Indonesia there are still many who do not understand about psychiatric disorders schizophrenia, while the incidence rate in people with schizophrenia has begun to increase. Violence in schizophrenic patients in the form of physical, psychological, sexual and economic, or threats, deprivation of freedom results in the emergence of stressors that can trigger schizophrenia with a number that continues to increase every year.

Methods: This research was conducted using descriptive study design. 206 research subjects meeting the inclusion criteria were included in the study. Data that has been collected using a questionnaire will be distributed specifically based on categories and processed using SPSS 17.00.

Results: The prevalence of Schizophrenia patients caused by violence in Bangli Mental Hospital in Bali Province is 19.9% (41 patients) and 80.0% (165 sufferers) do not experience violence.

Conclusions: 5.8% of patients had a history of physical violence, 13.1% of patients who had a history of psychological violence, 1.0% of patients who had a history of sexual violence, and 80.1% of patients who were not found has a history of violence.


Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang bersifat kronis dan paling sering di temukan di masyarakat. Di masyarakat, kususnya indonesia masih banyak yang belum memahami tentang gangguan kejiwaan skizofrenia, sedangkan angka insiden pada penderita skizofrenia sudah mulai meningkat. Tindak kekerasan pada pasien skizofrenia berupa fisik, psikis, seksual dan ekonomi, ataupun ancaman, perampasan kebebasan mengakibatkan munculnya stressor yang bisa jadi pemicu skizofrenia dengan angka yang terus meningkat setiap tahunnya.

Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain studi deskriptif. 206 subjek penelitian memenuhi kriteria insklusi diikutsertakan dalam penelitian. Data yang telah di kumpulkan menggunakan kuisioner akan didistribusi secara spesifik berdasarkan kategori dan diolah dengan menggunakan SPSS 17.00.

Hasil: Prevalensi pasien Skizofrenia yang di sebabkan oleh kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Bangli Provinsi Bali adalah sebesar 19,9% (41 penderita) dan yang tidak mengalami kekerasan sebanyak 80,0% (165 penderita).

Simpulan: 5,8% penderita yang memiliki riwayat kekerasan fisik, 13,1% penderita yang memiliki riwayat kekerasan psikis, 1,0% penderita yang memiliki riwayat kekerasan seksual, dan 80,1% penderita yang tidak ditemukan memiliki riwayat kekerasan.

References

Saddock BJ dan Sadock VA. Schizophrenia. In: Kaplan&sadock’s synopsis of psychiatry: behavioral sciences/clinical psychiatry. Philadelphia: Lippincott Williams & wilkins; 2007. pp 467-497.

PPDGJ III: Pedoman penggolongan dan diagnostik gangguan jiwa di Indonesia III: Skizofrenia, gangguan skizotipat dan gangguan waham. Jakarta: Departemen Kesehatan; 1993.p. 103-135.

Heinz, Hafner dan Wolfram an der Heiden. Epidemiology of Schizophrenia. Can J Psychiatry, Vol 42, March 1997: 139-151.

Nurmiati, Amir. Majalah jiwa psikiatri: Perempuan dengan skizofrenia. Yayasan kesehatan jiwa Dharmawangsa, Jakarta; 2009.p. 19-35.

Rochmat, Wahab. Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Perspektif Psikologis dan Edukatif. January 2003. 1-15.

Yulia, Jarut, Fatimawali dan Weny I. Wiryono. Tinjauan Penggunaan Antipsikotik Pada Pengobatan Skizofrenia di Rumah Sakit PROF. DR. V. L. Ratumbuysang Manado Periode Januari 2013-Maret 2013. Jurnal Ilmiah Farmasi-Unsrat Vol 2 no 3.

Erlina, dkk. Determinan Terhadap Timbulnya Skizofrenia Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa Prof. HB Saanin Padang Sumatera Barat. Berita Kedokteran Masyarakat. Juni 2010. Vol 26, No 2,

Kazadi, N J B Et al. Factor Associated with Relapse in Schizophrenia. Volume 14 No. 2 Juni 2008: SAJP.


Article Views      : 28
PDF Downloads : 13