Research Article

Hubungan antara perilaku duduk pengrajin ukir kayu dengan nyeri punggung bawah di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali

Pande Nyoman Dhandy Wirakesuma , Anak Agung Sagung Sawitri, Komang Ayu Kartika Sari

Pande Nyoman Dhandy Wirakesuma
Mahasiswa Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia. Email: dhandy.pande@yahoo.com

Anak Agung Sagung Sawitri
Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas dan Kedokteran Pencegahan (IKK/IKP), Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia

Komang Ayu Kartika Sari
Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas dan Kedokteran Pencegahan (IKK/IKP), Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
Online First: December 01, 2019 | Cite this Article
Wirakesuma, P., Sawitri, A., Sari, K. 2019. Hubungan antara perilaku duduk pengrajin ukir kayu dengan nyeri punggung bawah di Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali. Intisari Sains Medis 10(3). DOI:10.15562/ism.v10i3.475


Background: Low back pain is one of the health problems that are often encountered in workers. Some risk factors for low back pain are non-ergonomic sitting position, duration of work, working period, and rest breaks. Woodcarving craftsmen in Pupuan Village have a risk to experiencing low back pain complaint. The purpose of this study is determine whether sitting behaviors is related to low back pain.

Methods: An analytical observational study, designed in the form of a cross sectional study to determine the relationship between sitting behaviours with low back pain in Pupuan Village. Samples selected by a non-random consecutive sampling produced 69 samples and analysed using SPSS version 17.

Results: Most respondents complained of back pain (89.1%), especially in the lower back (85.5%), after work (95.2%), and improved with changes in sitting position (95.2%). The results of the bivariate analysis showed a significant relationship between age, sitting position, duration of work, length of work, and rest periods with complaints of low back pain (P <0.05).

Conclusion: There is a significant relationship between age, sitting position, duration of work, working period, and rest breaks with of low back pain complaint in wood carving craftsmen in Pupuan Village.

References

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2014. 2015. Tersedia di : http://www.depkes.go.id [Diakses pada : 20 Juli 2016].

International Labour Organization (ILO). The Prevention of Occupational Diseases. Geneva: International Labour Organization. 2013

Simanjuntak RA. Penilaian Faktor-faktor Resiko Pada Saat Melakukan Pekerjaan Dengan Metode Manual Tasks Risk Assessment. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) Periode III. 2012:A136-A143

Koesyanto H. Masa Kerja dan Sikap Kerja Duduk terhadap Nyeri Punggung. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2013;9(1):9-14

Maizura F. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (NPB) pada Pekerja di PT Bakrie Metal Industries Tahun 2015. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta. 2015

Wiratma IKA, Adiputra LMISH. Gambaran Keluhan Muskuloskeletal pada perajin ukiran kayu di Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. E-Jurnal Medika Udayana. 2015;4(10):1-12

Hidayat R, Hariyono W, Sutomo AH. Penyebab keluhan musculoskeletal pada perajin mebel ukir di Bantul. Berita Kedokteran Masyarakat. 2016;32(8):251-256

Andreani, MUD, Paskarini I. Sikap kerja yang berhubungan dengan keluhan subjektif pada penjahit di jalan patua Surabaya. Jurnal Promkes. 2013;1(2):201-208

Ramadhani AE, Sri W. Gambaran gangguan fungsional dan kualitas hidup pada pasien low back pain mekanik. Media Medika Muda. 2015;4(4):264-272

Zatadin ZM. Hubungan posisi duduk dan lama duduk terhadap kejadian nyeri punggung bawah (NPB) pada penjahit sektor informal di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. [Skripsi] Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2018

Padmiswari NKS, Griadhi IPA. Hubungan Sikap Duduk dan Lama Duduk Terhadap Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pengrajin Perak Di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. E-Jurnal Medika Udayana. 2017;6(2):1-10

Belayana IBGB, Darmadi IGW, Mahayana IMB. Hubungan faktor waktu kerja, waktu istirahat, dan sikap kerja terhadap keluhan nyeri tengkuk pada pengerajin ukiran kayu. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2014;4(1):6-15

Septiawan H. Faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja bangunan di PT. Mikroland Property Development Semarang. [Skripsi] Universitas Negeri Semarang. 2013


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 6
PDF Downloads : 3