Research Article

Gambaran faktor risiko dan tingkat risiko stroke iskemik berdasarkan stroke risk scorecard di RSUD Klungkung

Ni Made Trismarani Sultradewi Kesuma , Dion Krismashogi Dharmawan, Heni Fatmawati

Ni Made Trismarani Sultradewi Kesuma
Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Email: trismarani@gmail.com

Dion Krismashogi Dharmawan
Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Jember

Heni Fatmawati
Laboratorium Histlogi Fakultas Kedokteran Universitas Jember
Online First: December 01, 2019 | Cite this Article
Sultradewi Kesuma, N., Krismashogi Dharmawan, D., Fatmawati, H. 2019. Gambaran faktor risiko dan tingkat risiko stroke iskemik berdasarkan stroke risk scorecard di RSUD Klungkung. Intisari Sains Medis 10(3). DOI:10.15562/ism.v10i3.397


Latar Belakang: Indonesia memiliki angka beban stroke terbanyak kedua setelah Mongolia yaitu sebanyak 3.382,2/100.000 orang berdasarkan DALYs (disability-adjusted life-year). Berdasarkan profil kesehatan provinsi Bali, tipe stroke yang memiliki tingkat prevalensi yang tinggi adalah stroke iskemik. Strategi praktis dalam mengatasi beban akibat stroke harus difokuskan pada pencegahan dan penanganan berdasarkan faktor risiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor risiko dengan tingkat risiko penderita stroke iskemik yang rawat inap di RSUD Klungkung Bali periode Oktober 2017 sampai dengan September 2018.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. 65 Subyek penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi, diambil dari data rekam medis pasien stroke iskemik yang rawat inap di RSUD Klungkung. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu usia, jenis kelamin, tekanan darah, kadar kolesterol, riwayat merokok, indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik, riwayat diabetes, riwayat fibrilasi atrium, dan riwayat stroke dalam keluarga.

Hasil: Dari total 65 pasien stroke iskemik yang rawat inap di RSUD Klungkung, paling banyak berada pada kelompok usia ≥ 55 tahun – 64 tahun dengan usia rerata 61,45 ± 12,016 tahun. Pasien berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki dengan perbandingan kejadian stroke iskemik antara laki-laki dan perempuan sebesar 2,4:1. Hasil penilaian tingkat faktor risiko dengan Stroke Risk Scorecard (SRS), 51 orang (78,5%) memiliki risiko tinggi, 9 orang (13,8%) memiliki risiko sedang, dan 5 orang (7,7%) memiliki risiko rendah.

Simpulan: Uji statistik chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat risiko stroke iskemik dengan indeks massa tubuh, tekanan darah, riwayat merokok, riwayat diabetes, dan kadar kolesterol (p<0,005).


Introduction: Indonesia is the second highest country of stroke burden after Mongolia, which are 3,382.2 / 100,000 people based on DALYs (disability-adjusted life-year). Based on the health profile of the province of Bali, the type of stroke that has high prevalence rate is ischemic stroke. Practical strategies in overcoming the burden of stroke must be focused on prevention and treatment based on risk factors. The study aims to determine the relationship between risk factors and the level of risk of ischemic stroke patients hospitalized at RSUD Klungkung Bali.

Methods: This study is observational analytic study with a cross sectional design that includes 65 patients taken from the medical records. The variables studied are age, gender, pressure blood, cholesterol levels, smoking history, body mass index (BMI), physical activity, history of diabetes, history of atrial fibrillation, and history of stroke in the family. Data analysis techniques used were univariate analysis and bivariate analysis.

Result: The most characteristics based on age group is ≥ 55 years - 64 years with an average age of 61.45 ± 12.016 years. Patients are dominated by men (2,4:1). The assessment of the level of risk factors in each sample using the Stroke Risk Scorecard (SRS), 51 people (78.5%) had a high risk, 9 people (13.8%) had moderate risk, and 5 people (7.7%) has a low risk of ischemic stroke.

Conclusion: The chi-square statistical analysis showed a significant relationship between the risk level of ischemic stroke with body mass index, blood pressure, smoking history, history of diabetes, and cholesterol levels (p<0,005).

References

World Health Organizations. Noncommunicable Disease. 2017. [serial online] http://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases [10 September 2018].

Smith WS., Johnston SC., dan Hemphill JC. Cerebrovascular Disease, dalam Braunwald, E., Kasper, D. L., Hauser, S. L., Longo, D. L., Jameson, J. L., dan Loscalzo, J. (Eds.), Harrison's Principles of Internal Medicine 19 th Ed. United States of America: The McGraw-Hill Companies, Inc. 2015.

Balitbang Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI. 2018.

Mardjono M., dan Sidharta P. Neurologi Klinis Dasar. Jakarta: Penerbit PT Dian Rakyat. 1989.

Gorelick PB., and Farooq MU. Stroke: an emphasis on guidelines. The Lancet Neurology. 2015. 14(1).

Cardiovascular Division & Health Services Research Centre. Reducing the Burden of CVD in Indonesia. Newton: The George Institute for Global Health. 2017.

Kabi GY., Tumewah R., dan Kembuan MA. Gambaran Faktor Risiko Pada Penderita Stroke Iskemik yang dirawat Inap Neurologi RSUP Prof. Dr. R D Kandou Manado Periode Juli 2012 – Juni 2013. Jurnal e-CliniC. 2015. 3(1): 457-462.

Barker-Collo S., Bennett DA., Krishnamurthi RV., Parmar P., Feigin VL., Naghavi M., Forouzanfar MH., Johnson CO., Nguyen G., Mensah GA., dan Vos T. Sex Differences in Stroke Incidence, Prevalence, Mortality and Disability-Adjusted Life Years: Results from the Global Burden of Disease Study 2013. Neuroepidemiology. 2015. 45: 203–214.

Samai AA., dan Martin-Schild S. Sex Differences in Predictors of Ischemic Stroke: Current Perspectives. Vascular Health and Risk Management. 2015. 11: 427.

Junaidi, Iskandar. Panduan Praktis Pencegahan dan Pengobatan Stroke. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer. 2004.

Gibson CL. Cerebral Ischemic Stroke: Is Gender Important? Journal of Cerebral Blood Flow & Metabolism. 2013.33(9): 1355-1361.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Sistem Kesehatan Nasional Bentuk dan Cara Penyelenggaraan Pembangunan Kesehatan. Jakarta: Dirjen Pelayanan Medik. 2009.

Boehme AK., Esenwa C., dan Elkind MSV. Stroke Risk Factors, Genetics, and Prevention. AHA Journals. 2017. 120: 472-495.

Alagindera D. Gambaran Faktor Risiko Kejadian Stroke Iskemik Pada Pasien yang Dirawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Periode Januari 2015 – Desember 2015. Skripsi. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. 2016.

Rohmah RM. Penilaian Tingkat Risiko dan Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Stroke pada Masyarakat Binaan KPKM Buaran FKIK UIN Syarif Hidayatullah Tahun 2015. Skripsi. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah. 2015.

Bringeland GH., Nacu A., Waje‐Andreassen U., Thomassen L., dan Naess H. U-curve Relation between Cholesterol and Prior Ischemic Stroke. Wiley Brain and Behavior. 2016.

Marisa. Hubungan Perilaku Merokok dengan Kejadian Stroke di Bagian Saraf RSU Dokter Soedarso Pontianak Periode Juni-Juli 2012. Skripsi. Pontianak: Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. 2014.

Xu T., Bu X., Li H., Zhang M., Wang A., Tong W., Xu T., Sun Y., dan Zhang Y. Smoking, Heart Rate, and Ischemic Stroke: A Population-Based Prospective Cohort Study Among Inner Mongolians in China. Stroke. 2013. 44(9): 2457-2461.

National Stroke Association. Stroke Risk Scorecard. 2018. [serial online] http://www.stroke.org/sites/default/files/resources/StrokeScorecard_2018.pdf [23 September 2018].

O'Donnell MJ., Xavier D., Liu L., Zhang H., Chin SL., Rao-Melacini P., Rangarajan S., Islam S., Pais P., McQueen MJ., dan Mondo C. Risk Factors for Ischemic and Intracerebral Haemorrhagic Stroke in 22 Countries (The Interstroke Study): A Case-control Study. The Lancet. 2010. 376(9735): 112-123.

Ramadany AF., Pujarini LA., dan Candrasari A. Hubungan Diabetes Melitus Dengan Kejadian Stroke Iskemik di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Tahun 2010. Biomedika. 2013.5(2).

Wibisono DH. Hubungan Antara Stroke Iskemik Akibat Dislipidemia dan Lokasi Infark di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Skripsi. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2012.

Yudiyanta DP. Perbedaan Abnormalitas Elektrokardiografi Pada Pasien Stroke Semoragik dan Stroke Infark. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada. 2005

Aini AQ. Perbedaan Kadar Kolesterol Total Antara Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik di RSUD Dr. Moewardi. Biomedika. 2016. 8(2): 1-5.

Kristiyawati SP. dan Hariyati TS. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stroke di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2009. 1(1).

Kulshreshtha A., Vaccarino V., Goyal A., McClellan W., Nahab F., Howard VJ., dan Judd SE. Family History of Stroke and Cardiovascular Health in a National Cohort. Journal of Stroke and Cerebrovascular Diseases. 2015. 24(2): 447-454.

Salehi, S., Tajmiri, S., Bahonar, A. A comparative study of individual and familial situation and history of diseases in female and male patients suffering from stroke. Bali Medical Journal. 2017. 6(3): 585-589. DOI:10.15562/bmj.v6i3.651.

Ramdani ML. Karakteristik dan Periode Kekambuhan Stroke pada Pasien dengan Stroke Berulang di Rumah Sakit Margono Soekardjo Purwokerto Kabupaten Banyumas. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 2018. 3(1).


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 4224
PDF Downloads : 3889