Research Article

Gambaran penggunaan kontrasepsi hormonal dan non hormonal di wilayah kerja UPT Puskesmas Tampak Siring 1

Firdy Liwang , Agha Bhargah, I.B. Hendra Kusuma, Gede Giri Prathiwindya, I Gst Indaya Surya Putra, Luh Seri Ani

Firdy Liwang
Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi, Manado-Indonesia. Email: firdyliewang@yahoo.com

Agha Bhargah
Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

I.B. Hendra Kusuma
Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

Gede Giri Prathiwindya
Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

I Gst Indaya Surya Putra


Luh Seri Ani
Departemen Kedokteran Masyarakat-Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali-Indonesia
Online First: December 01, 2018 | Cite this Article
Liwang, F., Bhargah, A., Kusuma, I., Prathiwindya, G., Surya Putra, I., Ani, L. 2018. Gambaran penggunaan kontrasepsi hormonal dan non hormonal di wilayah kerja UPT Puskesmas Tampak Siring 1. Intisari Sains Medis 9(3). DOI:10.15562/ism.v9i3.301


 Pertumbuhan penduduk di Indonesia yang sangat pesat membutuhkan suatu stategi pencegahan untuk menanggulangi ledakan penduduk, metode keluarga berencana dapat menjadi solusi masalah tersebut. Sampai saat ini paradigma penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh penggunaan kontrasepsi jenis hormonal yang lebih diminati dibandingkan kontrasepsi non hormonal, walaupun mengingat berbagai efek samping yang dapat timbul dalam penggunannya. Mengingat banyaknya efek samping dalam penggunaan kontrasepsi hormonal, sehingga diperlukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran penggunaan kontrasepsi hormonal dan non hormonal di wilayah kerja UPT puskesmas Tampak Siring 1.

Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional deskriptif, subjek penelitian didapatkan melalui metode consecutive door to door sampling pada wanita di Desa Tampak Siring, dengan basis pengumpulan data melalui wawancara kuesioner.

Penelitian ini menggunakan 95 subjek wanita yang saat ini menggunakan kontrasepsi baik jenis hormonal maupun non hormonal. Penggunaan kontrasepsi hormonal masih lebih banyak digunakan (62,1%) dengan jenis kontrasepsi Pil KB (30,5%) yang lebih banyak digunakan. Kemudian kontrasepsi non hormonal terbanyak adalah AKDR (25,3%). Selain itu analisis mengenai alasan penggunaan kontrasepsi menemukan penggunaan kontrasepsi hormonal lebih berdasarkan kemudahan menggunakan (77,8%), sedangkan pada kontrasepsi non hormonal lebih didasarkan alasan saran dari petugas kesehatan (57,6%).

 Penggunaan kontrasepsi hormonal masih mendominasi di wilayah kerja UPT Puskesmas Tampak Siring 1, selain itu alasan penggunaan kontrasepsi hormonal sebagian besar masih pada kemudahan penggunaan, bukan dari profil jenis kontrasepsi dan berbagai macam efek samping yang ditimbulkannya.

References

Yuliasari, T.S, 2010. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang keluarga Berencana dengan penilihan alat kontrasepsi setelah melahirkan di RSKIA Ummi Khasanah Bantul. Surakarta : UNS (Skripsi)

Astuti. 2012. Hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kontrasepsi dengan keikutsertaan akseptor KB pada ibu nifas di RS William Booth Surabaya. Surabaya

BKKBN, 2012, BKKN : Efektivitas Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. Provinsi Jawa Timur.2012. Acceseed on Nov 6 2017.

Hastuti, D.D, 2015. Hubungan pengetahuan tentang KB suntik 3 bulanan dengan ketetapan jadwal penyuntikan ulang pada akseptor KB di BPS Ny. Dini Melani Condong Catur Sleman Yogyakarta Tahun 2015. Yogyakarta : Stikes Aisyiyah Yogayakarta.

WHO. 2010. Use of Contraception. The World Health Report 2010. http://www.who.int./whr/2010/en/index.html Akses 4 November 2017.

Yuhedi, Lucky Taufika dan Kurniawati, Titik. 2013. Kependudukan & Pelayanan KB. Jakarta : EGC.

Iga Sukma Anggriani. 2015. Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD Di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta. Yogyakarta : Stikes Aisyah

BKKBN. 2013. Laporan BKKBN tahun 2013. Jakarta: BKKB

Depkes. 2014. Manfaat KB. Diakses: 29 Oktober 2017. http://www.depkes.go.id.N

BKKBN, 2011, BKKBN : Pencapaian KB Aktif Per Kabupaten/Kota. Publikasi 2 Maret 2012. Accessed on Nov 6 2017.

Budijanto D, Khariani, Inti M. Buletin kesehatan reproduksi data dan informasi kesehatan Jakarta: Depkes RI. 2008.

Ware RS. Hormonal contraception and thrombosis. Fertility Sterility. 2016;(2)1-12.

Kemenkes. 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015 - 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. 2014. Profil Kesehatan Kota Yogyakarta Tahun 2013. Yogyakarta : Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Sarwono P. 2014. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Arliana,W,OD, Sarake, M, Seweng, A. 2013. Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Hormonal Pada Akseptor KB di Kelurah an Pasarwajo Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Sulawesi Tenggara : Universitas Hasanuddin


Article Views      : 44
PDF Downloads : 21