Research Article

Identifikasi Salmonella spp pada feses penjamah makanan di rumah potong ayam RJ dengan metode kultur

Komang Aditya Arya Prayoga , Ni Nengah Dwi Fatmawati

Komang Aditya Arya Prayoga
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Email: kojimprayoga@gmail.com

Ni Nengah Dwi Fatmawati
Bagian Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Online First: December 15, 2018 | Cite this Article
Arya Prayoga, K., Dwi Fatmawati, N. 2018. Identifikasi Salmonella spp pada feses penjamah makanan di rumah potong ayam RJ dengan metode kultur. Intisari Sains Medis 9(3). DOI:10.15562/ism.v9i3.287


Latar Belakang: Tifoid merupakan penyakit yang sering menyerang anak- anak dan dewasa yang memiliki sanitasi yang buruk khususnya pada penjamah makanan dan persediaan air minum. Tifoid merupakan penyakit sistemik yang disebabkan oleh bakteri memiliki onset perlahan dengan gejala demam, sakit kepala berat, malaise, anoreksia, batuk tidak produktif pada tahap awal bradikardi yang relatif, splenomegaly, dan rasa tidak nyaman pada daerah abdomen. Penyebab tifoid ialah salmonella typh yang merupakan bakteri gram negative.

Metode: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencegah penyeberan infeksi salmonella dikalangan masyarakat, dengan cara metode kultur bakteri di media agar salmonella-shigella, mac conkey, dan agar xylolse lysine deoxycholate.

Hasil: Didapatkan hasil dari total 30 sampel feses penjamah makanan yang di uji pada penelitian ini, dari ketiga media agar didapatkan hasil kultur positif pada 6 sampel dan hasil kultur negative 22 sampel, dan sampel hilang sebanyak 2.

Simpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status gizi dan angka kejadian pneumonia pada pasien anak yang dirawat di SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUP Sanglah.

References

Biomerieux. Identification System for Enterobacteriaceae and Other Non-Fastidious Gram-negative Rods Durham, United States of America. 2002.

Brooks GF, Carroll KC, Butel JS, et al. Mikrobiologi Kedokteran (Jawetz, Melnick, & Adelberg’s Medical Microbiology) Edisi 25 Jakarta: Penerbut Buku Kedokteran EGC. 2013.

Harahap, Nurhayati. Karakteristik Penderita Demam Typhoid Rawat Inap di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Tahun 2009 University of Sumatera Utara Instutional Repository. 2011.

Khan et al. Early Diagnosis of Typhoid Fever by Nested PCR for Flagellin Gene of Salmonella Enterica Serotype Typhi Indian J Med 850-854. 2012.

Aisyah N. Identifikasi Salmonella Enteric I Serotype Typhi pada Daging Sate yang Dijajakan di Area Kampus Universitas Sumatera Utara Medan University of Sumatera Utara Institutional Repository. 2013; 2:193.

Malik AAA. Perilaku Petugas Kantin terhadap Sanitasi Makanan di Kampus USU Padang Bulan Medan Tahun 2010 University of Sumatera Utara Institutional Repository. 2011.

Moore CE, Wijedoru LPM, Parry CM, et al. Evaluation of The Diagnostic Accuracy of a Typhoid IgM Flow Assay for the Diagnosis Typhoid Fever in Cambodian Children Using a Bayesian Latent Class Model Assuming an Imperfect Gold Standard the American Society of Tropical Medicine and Hygiene; 90(1):114-120. 2014.

Nucera DM, Maddox CW, Dalen PH, Weigel RW. Comparison of API 20E and invA PCR for Identification of Salmonella enterica Isolates from Swine Production Units Journal of Clinical Microbiology: 3388-3390. 2006.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 166
PDF Downloads : 131