Research Article

Efektifitas ekstrak lidah buaya terhadap jumlah sel fibroblast pada proses penyembuhan luka incisi marmut

Putu Sulistiawati Dewi

Putu Sulistiawati Dewi
Bagian Bedah Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mahasaraswati Denpasar. Email: p_liez@yahoo.com
Online First: September 19, 2018 | Cite this Article
Dewi, P. 2018. Efektifitas ekstrak lidah buaya terhadap jumlah sel fibroblast pada proses penyembuhan luka incisi marmut. Intisari Sains Medis 9(3). DOI:10.15562/ism.v9i3.272


Latar belakang : Proses pembedahan seringkali melibatkan tindakan insisi yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, dimana kerusakan jaringan ini akan menstimulasi terjadinya proses pemulihan atau yang biasa disebut dengan proses penyembuhan luka. Penyembuhan luka merupakan proses yang dinamis dan terdiri dari fase inflamasi, fase proliferasi dan fase maturasi. Sel fibroblas mulai muncul pada fase proliferasi. Salah satu tanaman herbal  yang berperan dalam penyembuhan luka adalah lidah buaya yang berkhasiat membantu proses regenerasi sel, anti bakteri, anti jamur dan anti inflamasi Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas ekstrak lidah buaya terhadap jumlah sel fibroblas dalam proses penyembuhan luka insisi pada hewan marmut. Metode : Penelitian ini menggunakan 9 ekor marmut jantan dewasa berumur 5-6 bulan dengan berat sekitar 700-800 gram. Dua buah luka insisi dibuat pada punggung masing-masing marmut dengan panjang insisi kurang lebih 1,5 cm, kedalaman 2 mm dan dengan jarak antar insisi kurang lebih 3 cm, insisi dibuat vertikal pada daerah punggung marmut. Luka insisi pertama kemudian diberi perlakuan dengan ekstrak lidah buaya 75% sebagai kelompok uji, sedangkan luka insisi kedua diberi aquades sebagai kelompok kontrol. Perlakuan diberikan selama 4 hari, pada hari ke-5 semua hewan uji didekapitasi dan dilakukan pemeriksaan histologi untuk menghitung jumlah sel fibroblas kemudian dianalisis menggunakan uji Independent t-test. Hasil penelitian : terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah sel fibroblas kelompok uji dengan jumlah sel fibroblas kelompok kontrol (sig < 0,05). Kesimpulan : pemberian ekstrak lidah buaya 75% dapat meningkatkan jumlah sel fibroblas dalam proses penyembuhan luka insisi pada marmut.

References

Andreasen, J.O., Andreasen, F.M., Andresson, L. Textbook and Color Atlas of Traumatic Injuries to the Teeth 4th Edition. A Blackwell Publishing Company. UK. 2007.

Ismail. 2011. Luka dan Perawatannya [Online]. Available from : http://images.mailmkes.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/ R-Dd@AoKCE MAADk5LMI1/Merawat%20luka.pdf?nmid=88915450

Indraswary, R. ”Efek konsentrasi buah adas (Foeniculum vulgare mill.) topikal pada epitelisasi penyembuhan luka gingiva labial Tikus Sprague Dawley in vivo”. Majalah Sultan Agung Unissula. 2011.

Khoswanto, C. ”The effect of mengkudu (Morinda citrifolia linn.) in accelerating the escalation of fibroblast post extraction”. Majalah Kedokteran Gigi. Vol. 43, no. 1. P. 31-34. 2010.

Sjamsuhidajat, R.; Wim de Jong. Buku Ajar Ilmu Bedah. EGC. Jakarta. 2005.

Nugroho, D. T., Muharram, A., Soesanto, R. ”Pengaruh air ion perak dalam proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi (Cavia cobaya)”. E – Journal. Vol. 1. No.1. 2012.

Hardiana, D., Budipramana, Els S. dan Wibowo, T. B. ”Efektivitas ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis milleer) terhadap proses penyembuhan luka insisi pada tikus wistar”. Pedodontic Dental Journal. Vol. 3, No. 1. P. 12-17. 2011

Dewi, P.S., Gel Ekstrak Mengkudu (Morinda Citrifolia) Meningkatkan Jumlah Makrofag dan Mempercepat Angiogenesis pada Soket Mandibula Pasca Pencabutan Gigi Marmut Jantan (Cavia cobaya). Tesis. Universitas Udayana. Denpasar. 2014.

Hartawan, E. Y. Sejuta Khasiat Lidah Buaya. Ed. ke-1. Pustaka Diantara. 2012.

Fawcett, Don W. Buku Ajar Histology. Edisi 12. Penerjemah : Tambayong J. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. 2009.

Nanci, A . Ten Cate’s Oral Histology : development, structure, and function. Amsterdam : Mosby Elsevier. 2009.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 131
PDF Downloads : 82