Research Article

Gambaran pemeriksaan serologi, darah lengkap, serta manifestasi klinis demam berdarah dengue pasien dewasa di RSUP Sanglah Denpasar periode Januari sampai Desember 2016

Ni Made Stithaprajna Pawestri , D.G.D. Dharma Santhi, Anak Agung Wiradewi Lestari

Ni Made Stithaprajna Pawestri
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana. Email: dektitamade@gmail.com

D.G.D. Dharma Santhi
Bagian/SMF Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah

Anak Agung Wiradewi Lestari
Bagian/SMF Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah
Online First: August 01, 2020 | Cite this Article
Stithaprajna Pawestri, N., Dharma Santhi, D., Wiradewi Lestari, A. 2020. Gambaran pemeriksaan serologi, darah lengkap, serta manifestasi klinis demam berdarah dengue pasien dewasa di RSUP Sanglah Denpasar periode Januari sampai Desember 2016. Intisari Sains Medis 11(2): 856-860. DOI:10.15562/ism.v11i2.222


Background: A serological test of anti-dengue, complete blood count (CBC), and clinical manifestations routinely assesed in patients with dengue hemorrhagic fever (DHF).

Aim: This study aimed to determine the description of the serological test, the CBC test, and clinical manifestations of DHF.

Method: Research design used cross-sectional descriptive study with the non-experimental retrospective method, using medical records data of adult DHF patients at Sanglah Hospital Denpasar. The sample of the study was adult DHF impatient from January to December 2016.

Result and Conclusion: Of the 110 samples, the study revealed 71 (65%) men and 39 (35%) women. As from serology, 16 (14,5%) primary infection and 94 (85,5%) secondary infection were detected. CBC test results in both primary and secondary infections showed variative value. Some of the variables with the highest number of samples in abnormal value were thrombocytes (decreased, 100% both primary and secondary infection), as against in leucocytes (decreased, 81.25% in primary infection, 48.94% in secondary infection). Haematocrit is normal for both infections. Clinical manifestations were varied such as fever and torniquet (+) are most prominent (100% both primary and secondary infections), the most prominent bleeding is in the gums (75% in primary infection, 57.69% in secondary infection), and the other clinical sign such as hepatomegaly, pleural effusion, hypoalbuminemia, cold skin, restlessness, and shock were rare observed.

 

Latar Belakang: Pemeriksaan serologi anti dengue, darah lengkap, dan klinis mutlak dilakukan pada pasien demam berdarah dengue (DBD).

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pemeriksaan serologi, darah lengkap dan manifestasi klinis.

Metode: Rancangan penelitian descriptive cross-sectional dengan metode retrospektif non-eksperimental, menggunakan data rekam medis pasien DBD dewasa di RSUP Sanglah Denpasar. Sampel penelitian adalah 110 pasien DBD dewasa rawat inap periode Januari-Desember 2016.

Hasil dan Kesimpulan: Dari 110 sampel didapatkan 71 (65%) laki-laki dan 39 (35%) perempuan. Dari pemeriksaan serologi, didapatkan 16 (14,5%) pasien infeksi primer dan 94 (85,5%) infeksi sekunder. Hasil pemeriksaan darah lengkap baik pada infeksi primer maupun sekunder menunjukkan semua variabel memiliki nilai yang bervariasi. Beberapa variabel dengan jumlah sampel paling banyak pada nilai tidak normal yaitu trombosit (menurun, 100% baik infeksi primer maupun sekunder), leukost (menurun, 81,25% pada infeksi primer, 48,94% pada infeksi sekunder), hematokrit cenderung normal pada kedua infeksi, manifestasi klinis yang bervariasi, demam dan torniquet (+) yang paling menonjol (100% baik infeksi primer maupun sekunder). Selain itu, perdarahan yang paling menonjol adalah pada gusi (75% pada infeksi primer, 57,69% pada infeksi sekunder). Klinis lain seperti hepatomegali, efusi pleura, hipoalbuminemia, kulit dingin, gelisah dan syok jarang teramati.

References

Sari, S. K. & Aryati. Diagnosis Jangkitan (Infeksi) Virus Dengue dengan Uji Cepat (Rapid Test) IgA Anti-Dengue. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory. 2011; 17 (2), 81-85.

Bhaskar, E., Sowmya, G., Moorthy, S., Sundar, V. Prevalence, Patterns, and Factors Associated with Bleeding Tendencies in Dengue. J Infect Dev Ctries. 2015; 9 (1), 105-110.

Yasa, I. W. P. S., Putra, G. A. E. T., Rahmawati, A. Trombositopenia pada Demam Berdarah Dengue. Medicina. 2012; 43:114-121.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Profil Kesehatan 2014. [Online]; 2015. Tersedia di: www.diskes.baliprov.go.id [Diakses 12 Desember 2016).

Sastri, N.L.P.P. & Lestari, A.A.W. Gambaran Hasil Pemeriksaan Darah Lengkap pada Pasien Suspect Infeksi Virus Dengue di Rumah Sakit Surya Husadha Denpasar Februari-Juli 2014. E-Jurnal Medika Udayana. 2016; 7 (5), 1-5.

Rahadian, D.H. “Perbedaan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Tindakan Pencegahan Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Endemis Dan Non Endemis” (Skripsi). Semarang: Universitas Diponegoro; 2012.

Bali Post. Kasus Demam Berdarah Meningkat di Empat Kabupaten. [Online]; 2013. Tersedia di: http://balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberitaindex&kid=2&id=76616 [diunduh: 17 November 2013]

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Luas Wilayah, Proyeksi Penduduk, Rasio Jenis Kelamin, dan Kepadatan Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Bali Tahun 2014. [Online]; 2014. Tersedia di: http://bali.bps.go.id/tabel_detail.php?ed=604003&od=4&id=4 [diunduh: 30 Oktober 2014]

Rena, N. M. R. A., Utama, S., Parwati T. Kelainan Hematologi Pada Demam Berdarah Dengue. J Peny Dalam. 2009; 10 (3), 218-225.

Nopianto, H. “Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Lama Rawat Inap Pada Pasien Demam Berdarah Dengue Di Rsup Dr. Kariadi Semarang” (Skripsi). Semarang: Universitas Diponegoro; 2012.

Juranah, Darwati, M., Arif, M. & Bahar, B. Uji Hematologi Pasien Terduga Demam Berdarah Dengue Indikasi Rawat Inap. Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory. 2011; 17 (3), 139–142


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 67
PDF Downloads : 40