Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Tingkat pengetahuan mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana mengenai hubungan rhinitis alergi dengan disfungsi tuba eustachius dan penatalaksanaannya

  • Aurelia Komang Natania Putri Mahacintha ,
  • Made Lely Rahayu ,
  • Komang Andi Dwi Saputra ,
  • I Putu Santhi Dewantara ,

Abstract

Background: Allergic rhinitis is an inflammation of the nasal mucosa triggered by an allergic reaction (IgE) which is usually triggered by allergens. This disease can lead to several complications, such as Eustachian tube dysfunction (ETD). The prevalence of ETD associated with allergic rhinitis in Indonesia is quite high and can cause discomfort to patients suffering from it and can affect quality of life. This can occur due to the lack of knowledge, information and education about this disease. It is important for the general public to be able to find out information about the relationship between allergic rhinitis and ETD, symptoms of the disease, early prevention, as well as treatments and therapies that can be done to overcome it. The aim of this study is to determine the level of knowledge of Medical Education students of the Faculty of Medicine, Udayana University class of 2020 regarding the relationship between allergic rhinitis with ETD and its management.

Methods: The study was conducted using a cross sectional method and using total sampling technique. The research was conducted at the Faculty of Medicine, Udayana University with 232 respondents who were willing to fill out a questionnaire.

Result: Only 0.4% of respondents had poor knowledge, 2.6% had sufficient knowledge and 97% had good knowledge regarding this topic. Based on this, Medical Education students of the Faculty of Medicine, Udayana University class of 2020 have a good level of knowledge.

Conclusion: The majority of respondents have good knowledge regarding the relationship between allergic rhinitis and eustachian tube dysfunction and its management.

 

Latar belakang: Rhinitis alergi merupakan peradangan pada mukosa nasal yang dipicu oleh reaksi alergi (IgE) yang biasanya dipicu oleh alergen pada. Penyakit ini dapat mengakibatkan beberapa komplikasi yaitu salah satunya adalah disfungsi tuba Eustachius (DTE). Berdasarkan data prevalensi DTE yang berhubungan dengan rhinitis alergi di Indonesia, peneliti menilai angka kejadian ini cukup tinggi dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada penderita yang menderita rhinitis alergi yang disertai dengan DTE dan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Ini dapat terjadi karena kurangnya tingkat pengetahuan dan informasi serta edukasi tentang penyakit ini sehingga penting bagi masyarakat umum untuk dapat mengetahui informasi tentang hubungan rhinitis alergi dengan DTE, gejala penyakit, pencegahan awal, serta penanganan dan terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejalanya sehingga diperlukan pemahaman bagi masyarakat umum terkait hubungan rhinitis alergi dengan DTE dan penatalaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2020 mengenai hubungan rhinitis alergi dengan DTE dan penatalaksanaannya.

Metode: Penelitian dilakukan dengan metode cross sectional dan menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan 232 responden yang bersedia mengisi kuesioner.

Hasil: Hanya 0,4% responden memiliki pengetahuan kurang, 2,6% memiliki pengetahuan cukup dan 97% memiliki pengetahuan baik terkait topik ini. Berdasarkan hal tersebut, mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2020 memiliki tingkat pengetahuan yang baik.

Simpulan: Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik terkait hubungan rhinitis alergi dengan disfungsi tuba eustachius dan penatalaksanaannya.

References

  1. Segboer C, Gevorgyan A, Avdeeva K, Chusakul S, Kanjanaumporn J, Aeumjaturapat S, et al. Intranasal corticosteroids for non-allergic rhinitis. Cochrane database Syst Rev. 2019;2019(11):CD010592. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31677153
  2. Eifan AO, Durham SR. Pathogenesis of rhinitis. Clin & Exp Allergy. 2016;46(9):1139–51. Available from: http://dx.doi.org/10.1111/cea.12780
  3. Mortuaire G, Michel J, Papon JF, Malard O, Ebbo D, Crampette L, et al. Specific immunotherapy in allergic rhinitis. Eur Ann Otorhinolaryngol Head Neck Dis. 2017;134(4):253–8. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.anorl.2017.06.005
  4. Rambe AYM, - F, Munir D, Haryuna TSH, Eyanoer PC. Hubungan rinitis alergi dan disfungsi tuba Eustachius dengan menggunakan timpanometri. Oto Rhino Laryngol Indones. 2013;43(1). Available from: http://dx.doi.org/10.32637/orli.v43i1.20
  5. Smith ME, Scoffings DJ, Tysome JR. Imaging of the Eustachian tube and its function: a systematic review. Neuroradiology. 2016/02/27. 2016;58(6):543–56. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26922743
  6. Hassan H. Open-Nasality and Eustachian tube Dysfunction After Acute Weight Loss in Bariatric Surgery. Egypt J Ear, Nose, Throat Allied Sci. 2020;21(1):22–4. Available from: http://dx.doi.org/10.21608/ejentas.2019.12203.1105
  7. Rahmawati N, Suprihati S, Muyassaroh M. Faktor risiko yang mempengaruhi disfungsi tuba Eustachius pada penderita rinitis alergi persisten. Oto Rhino Laryngol Indones. 2011;41(2):142. Available from: http://dx.doi.org/10.32637/orli.v41i2.51
  8. Abdullah NN, Nasionalita K. Pengaruh sosialisasi terhadap pengetahuan pelajar mengenai hoax (Studi Pada Program Diseminasi Informasi Melalui Media Jukrak Di SMKN 1 Pangandaran). CHANNEL J Komun. 2018;6(1):120. Available from: http://dx.doi.org/10.12928/channel.v6i1.10217
  9. Mohammed IA, Shantier SW, Elhag EA, Osman W. Assessment of knowledge, attitude, and practice of community pharmacists towards allergic rhinitis and its management in Khartoum state: A cross-sectional survey. Informatics Med Unlocked. 2022;32:101020. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.imu.2022.101020

How to Cite

Natania Putri Mahacintha, A. K., Rahayu, M. L. ., Dwi Saputra, K. A. ., & Dewantara, I. P. S. . (2023). Tingkat pengetahuan mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana mengenai hubungan rhinitis alergi dengan disfungsi tuba eustachius dan penatalaksanaannya. Intisari Sains Medis, 14(3), 1191–1194. https://doi.org/10.15562/ism.v14i3.1877

HTML
0

Total
0

Share

Search Panel

Aurelia Komang Natania Putri Mahacintha
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Made Lely Rahayu
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Komang Andi Dwi Saputra
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


I Putu Santhi Dewantara
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal