Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan andropause pada guru sekolah menengah atas di Kota Denpasar tahun 2022

Abstract

Introduction: Andropause is clinical syndrome due to testosterone levels reduction below normal in the body experienced by elderly men. The level of physical activity is one of the risk factors for andropause. This study aims to determine the relationship between the level of physical activity and andropause in high school teachers in Denpasar City.

Methods: This study is an observational analysis with a cross-sectional approach. Andropause was assessed using the ADAM questionnaire consisting of 10 questions. Meanwhile, the level of physical activity assessed using the GPAQ questionnaire consisting of 16 questions. The sampling technique used is purposive sampling.

Results: Total 50 respondents include in this study. As many as 66% of respondents have low levels of physical activity, 26% moderate physical activity, and 4% high physical activity. A total of 32 (64.0%) respondents experienced andropause and 18 (36.0%) did not experience andropause. There was a significant association between low levels of physical activity and andropause (p=0,05). The odds ratio (OR 95%CI) between andropause with low levels of physical activity is 11,14 (1,0 – 124,33).

Conclusion: The lower level of physical activity teachers at Denpasar City Senior High School, the higher risk of experiencing andropause. This research is expected to motivate and educate men to be more aware of andropause and keep physically active.

 

Pendahuluan: Andropause adalah sindrom klinis akibat penurunan kadar testosteron di bawah normal dalam tubuh yang dialami oleh pria lanjut usia. Tingkat aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko terhadap andropause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik dengan andropause pada guru SMA di Kota Denpasar.

Metode: Penelitian ini merupakan analisis observasional dengan pendekatan cross-sectional. Andropause dinilai menggunakan kuesioner ADAM yang terdiri dari 10 buah pertanyaan. Sementara itu, tingkat aktivitas fisik dinilai menggunakan kuesioner GPAQ yang terdiri dari 16 buah pertanyaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.

Hasil: Responden dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Sebanyak 66% responden memiliki tingkat aktivtas fisik yang rendah, 26% aktivitas fisik sedang, dan 4% aktivitas fisik tinggi. Sebanyak 32 (64,0%) responden mengalami andropause dan 18 (36,0%) tidak mengalami andropause. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik rendah dengan andropause (p = 0,05). Adapun nilai odd ratio (OR 95%CI) antara andropause dengan tingkat aktivitas fisik rendah adalah 11,14 (1,0 – 124,33).

Simpulan: Semakin rendah tingkat aktivitas fisik guru di SMA Kota Denpasar, maka semakin tinggi risiko mengalami andropause. Penelitian ini diharapkan dapat memotivasi dan mengedukasi pria untuk lebih waspada terhadap andropause serta menjaga fisiknya tetap aktif.

References

  1. Bansal. Andropause A Clinical Entity. J Univers Coll Med Sci. 2013;1(2):54–68. https://doi.org/10.3126/jucms.v1i2.8413
  2. Singh P. Andropause: Current concepts. Indian J Endocrinol Metab. 2013;17(9):621. DOI: 10.4103/2230-8210.123552
  3. Rakhmawati A. Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh Dengan Usia Awal Andropause. J Agric Food Chem. 2011;54(1):1–6. https://core.ac.uk/download/pdf/12350496.pdf
  4. Neki NS, Mani T. Andropause. RGUHS J Med Sci. 2014;4(2):98–101. https://journalgrid.com/view/article/rjms/836
  5. Badr G. Overview of Andropause: risk factors, effects and management. Int J Sci Eng Res. 2018;9(8):170–7. https://www.ijser.org/researchpaper/Overview-of-Andropause-risk-factors-effects-and-management.pdf
  6. Miner M, Barkin J, Rosenberg MT. Testosterone deficiency: Myth, facts, and controversy. Can J Urol. 2014;21(3):39–54. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24978631/
  7. Badan Pusat Statistik. Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035. Jakarta: Badan Pusat Statistik; 2013. 51 p. https://www.bps.go.id/publication/2013/10/07/053d25bed2e4d62aab3346ec/proyeksi-penduduk-indonesia-2010-2035.html
  8. La Vignera S, Condorelli RA, Cimino L, Russo GI, Morgia G, Calogero AE. Late-onset hypogonadism: The advantages of treatment with human chorionic gonadotropin rather than testosterone. Aging Male. 2016;19(1):34–9. DOI: 10.3109/13685538.2015.1092021
  9. Ulinnuha R, Udiyono A, Adi MS, Arie M. Gambaran Kejadian Obesitas, Asupan Gizi dan Aktivitas Fisik Berdasarkan Status Andropause pada Pria Usia 30-50 Tahun (Studi di Kecamatan Tembalang Kota Semarang). J Kesehat Masy. 2018;6(1):287–97. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/19883/18798
  10. Korneliani K, Aiysah IS. Analisis Risiko Kejadian Pra-Diabetes Pada Guru Sekolah Di Kecamatan Regol Bandung. J Heal Sci Gorontalo J Heal Sci Community. 2019;1(2):46–52. https://doi.org/10.35971/gojhes.v1i2.2679
  11. Dewi C. Hubungan andropause dengan hipertensi pada guru dan karyawan SMA Negeri 1 Sukoharjo [Internet]. 2010. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/13878/Hubungan-andropause-dengan-hipertensi-pada-guru-dan-karyawan-SMA-Negeri-1-Sukoharjo
  12. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jumlah Kepala Sekolah dan Guru Menurut Kelompok Umur Tiap Propinsi [Internet]. 2017. p. Tabel 22. http://statistik.data.kemdikbud.go.id/
  13. Badan Pusat Statistik Kota Denpasar. Luas Wilayah Kota Denpasar dan Ketinggiannya dari Permukaan Laut Menurut Kecamatan [Internet]. 2015. https://denpasarkota.bps.go.id/statictable/2016/07/25/159/luas-wilayah-kota-denpasar-dan-ketinggiannya-dari-permukaan-laut-menurut-kecamatan-2015.html
  14. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. JUMLAH DATA SATUAN PENDIDIKAN (SEKOLAH) PER KABUPATEN/KOTA : Kota Denpasar [Internet]. 2021. https://referensi.data.kemdikbud.go.id/index11.php?kode=226000&level=2
  15. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Banyaknya Guru Sekolah Menengah Atas/Sederajat Provinsi Bali Menurut Kabupaten/Kota 2018-2020 [Internet]. 2021. https://bali.bps.go.id/indicator/28/270/1/jumlah-guru-sekolah-menengah-atas-sederajat-provinsi-bali-menurut-kabupaten-kota.html
  16. Retnaningsih P. Hubungan Aktivitas Fisik Olahraga dengan Andropause. 2015. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/50126/Hubungan-Aktivitas-Fisik-Olahraga-dengan-Andropause
  17. Aggarwal V, Menon A, Verma V. Prevalence of testosterone deficiency in elderly male and its association with frailty and mobility at a tertiary care centre. Indian J Endocrinol Metab. 2021;25(4):337–41. DOI: 10.4103/ijem.ijem_289_21
  18. Gaskins AJ, Mendiola J, Afeiche M, Jørgensen N, Swan SH, Chavarro JE. Physical activity and television watching in relation to semen quality in young men. Br J Sports Med. 2015;49(4):265–70. DOI: 10.1136/bjsports-2012-091644
  19. Ashrafizadeh M, Abdollahzadeh Soreshjani S. Effects of Exercise on Testosterone Level, Heat Shock Protein, and Fertility Potential. Clin Med Rev Clin Med. 2018;5(4):141–5. https://doi.org/10.22038/rcm.2018.31772.1232
  20. Saad F, Röhrig G, Von Haehling S, Traish A. Testosterone Deficiency and Testosterone Treatment in Older Men. Gerontology. 2016;63(2):144–56. DOI: 10.1159/000452499
  21. Tostain JL, Blanc F. Testosterone deficiency: A common, unrecognized syndrome. Nat Clin Pract Urol. 2008;5(7):388–96. DOI: 10.1038/ncpuro1167
  22. Hidayatullah S, Udiyono A, Saraswati LD, Ginanjar P, Epidemiologi P. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Andropause Pada Pria Usia 30-50 Tahun (Studi Di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang). J Kesehat Masy. 2018;6(1):317–22. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1425552&val=4700&title=FAKTOR-FAKTOR%20YANG%20BERHUBUNGAN%20DENGAN%20KEJADIAN%20ANDROPAUSE%20PADA%20PRIA%20USIA%2030-50%20TAHUN%20Studi%20di%20Kecamatan%20Pedurungan%20Kota%20Semarang
  23. Deng C, Zhang Z, Li H, Bai P, Cao X, Dobs AS. Analysis of cardiovascular risk factors associated with serum testosterone levels according to the US 2011–2012 National Health and Nutrition Examination Survey. Aging Male. 2019;22(2):121–8. https://doi.org/10.1080/13685538.2018.1479387
  24. Chasland LC, Naylor LH, Yeap BB, Maiorana AJ, Green DJ. Testosterone and Exercise in Middle-to-Older Aged Men: Combined and Independent Effects on Vascular Function. Hypertension. 2021;77(4):1095–105. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.16411
  25. Yeo JK, Cho SI, Park SG, Jo S, Ha JK, Lee JW, et al. Which Exercise Is Better for Increasing Serum Testosterone Levels in Patients with Erectile Dysfunction? World J Mens Health. 2018;36(2):147. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5924956/

How to Cite

Anak Agung Bagus Putra Indrakusuma, Yukhi Kurniawan, I Gusti Ngurah Pramesemara, & I Nyoman Mangku Karmaya. (2023). Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan andropause pada guru sekolah menengah atas di Kota Denpasar tahun 2022. Intisari Sains Medis, 14(1), 36–40. https://doi.org/10.15562/ism.v14i1.1556

HTML
0

Total
0

Share

Search Panel

Anak Agung Bagus Putra Indrakusuma
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Yukhi Kurniawan
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


I Gusti Ngurah Pramesemara
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


I Nyoman Mangku Karmaya
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal