Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Prevalensi cemaran patogen Salmonella pada daging babi yang dijual di Pasar Tradisional di Kota Denpasar

Abstract

Background: Food contamination is a serious problem. Salmonella sp is one of the main bacteria causing gastrointestinal disease, especially in raw pork, due to the production and distribution process. Traditional markets have high risk of pathogenic microbial contamination. The purpose of this study was to detect contamination of Salmonella sp. on pork sold in traditional markets, particularly in Denpasar, Bali.

Method: This research is a cross-sectional descriptive, with the samples coming from the porks sold by traditional market traders in every sub-district in Denpasar, Bali. The sampling technique used is the cluster purposive sampling. The procedure for identification of Salmonella sp. using culture and subculture examination on Salmonella Shigella Agar (SSA), simmon citrate agar media, and identification of the microscope.

Results: Based on SSA culture results from 38 samples, 26 samples of pork showed colony growth, but only 10 samples with typical morphology of Salmonella sp. The 16 samples with atypical morphology were examined for SSA subculture, with 9 samples having clear black colonies. In 19 research samples that showed the results were suspected to be contaminated with Salmonella sp. continued to the Simmons citrate test, but only 8 samples were positive. The 19 samples were also examined under a microscope and all samples showed a rod image and red color indicating that the colonies in the sample were gram-negative bacilli which are typical of the morphology of Salmonella sp.

Conclusion: Contamination of Salmonella was found in pork sold at Traditional Markets in Denpasar with a prevalence of 21%.

 

Latar belakang: Kontaminasi makanan merupakan suatu masalah serius. Salmonella sp merupakan salah satu bakteri penyebab utama penyakit gastrointestinal, terutama pada daging babi mentah, dikarenakan pada proses produksi dan distribusi. Pasar tradisional merupakan tempat yang sangat rawan dan beresiko cukup tinggi terhadap cemaran mikroba patogen. Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi ada tidaknya cemaran bakteri Salmonella sp. pada daging babi yang dijual di Pasar Tradisional, khususnya di Denpasar, Bali.

Metode: Penelitian ini merupakan deskriptif potong lintang, dengan sampel penelitian berupa daging babi yang dijual oleh pedagang pasar tradisional di setiap kecamatan di Kota Denpasar, Bali. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu teknik cluster purposive sampling. Prosedur identifikasi kontaminasi Salmonella sp. menggunakan pemeriksaan kultur serta subkultur pada Salmonella Shigella Agar (SSA), Kultur pada media simmon citrate agar, dan identifikasi mikroskop.

Hasil: Berdasarkan hasil kultur SSA dari 38 sampel daging babi, 26 sampel daging babi menunjukan adanya pertumbuhan koloni, namun hanya 10 sampel dengan morfologi khas Salmonella sp. Pada 16 sampel dengan morfologi tidak khas dilakukan pemeriksaan subkultur SSA, dengan 9 sampel memiliki warna koloni hitam bening. Pada 19 sampel penelitian yang menunjukan hasil terduga terkontaminasi Salmonella sp. dilanjutkan ke uji Simmons citrate, namun hanya 8 sampel dengan hasil positif. Pada 19 sampel juga dilakukan pemeriksaan mikroskop dan seluruh sampel menunjukkan gambaran batang serta berwarna merah yang menandakan bahwa koloni pada sampel adalah basil gram negatif yang khas pada morfologi bakteri Salmonella sp.

Kesimpulan: Terdapat cemaran patogen Salmonella sp. pada daging babi yang dijual di Pasar Tradisional di Denpasar dengan prevalensi sebesar 21%.

References

  1. Islamy, G. P., Sumarmi, S. and Farapti, F. Analisis Higiene Sanitasi dan Keamanan Makanan Jajanan di Pasar Besar Kota Malang. Amerta Nutrition. 2018;2(1):29.
  2. Selviana, S., Trisnawati, E. and Munawarah, S. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Vokasi Kesehatan. 2017;3(1):28.
  3. Hussain, M. Food Contamination: Major Challenges of the Future. 2016;5(21):1-2.
  4. Sahle Z, Tekletsadik, E, Abyi S, Mengesha M, J.M G. Characterization of Pork Consumers and Preference for Quality Traits in Ethiopia. 2017.
  5. Ta, Y., Nguyen, T., To, P., Pham, D. and Le, H. Prevalence of Salmonella on chicken carcasses from retail markets in Vietnam. Journal of Food Protection. 2012;75(10):1851-1854.
  6. Niyomdecha N, Mungkornkaew N, Samosornsuk W. Serotypes And Antimicrobial Resistance Of Salmonella Enterica Isolated From Pork, Chicken Meat And Lettuce, Bangkok And Central Thailand. 2016.
  7. Antara ,N.S., Dauh, I.B., Utami, N.M. Tingkat Cemaran Bakteri Coliform, Salmonella sp dan Staphylococcus Aureus Pada Daging Babi (Studi Kasus Rumah Potong Hewan Sanggaran Dan Pasar Badung, Bali. 2012;14(2):51-55.
  8. BPOM. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 13 Tahun 2019 tentang Batas Maksimal Cemaran Mikroba dalam Panganan Olahan. 2019;1-48.
  9. Rortana, C., Nguyen-Viet, H., Tum, S., Unger, F., Boqvist, S., Dang-Xuan, S., Koam, S., Grace, D., Osbjer, K., Heng, T., Sarim, S., Phirum, O., Sophia, R., & Lindahl, J. F. Prevalence of Salmonella spp. and Staphylococcus aureus in Chicken Meat and Pork from Cambodian Markets. Pathogens (Basel, Switzerland). 2021;10(5):556.
  10. Fajardo-Guerrero, M., Rojas-Quintero, C., Chamorro-Tobar, I., Zambrano, C., Sampedro, F., & Carrascal-Camacho, A. K. Exposure assessment of Salmonella spp. in fresh pork meat from two abattoirs in Colombia. Food science and technology international = Ciencia y tecnologia de los alimentos internacional. 2020;26(1):21–27.
  11. Lucia, AD., and Ostanello F. On-farm risk factors associated with Salmonella in pig herds. Large Animal Review. 2020;26:133-140.

How to Cite

Elsyaningrat, I. G. A. I. G., Pinatih, K. J. P. ., Fatmawati, N. N. D. ., & Darwinata, A. E. . (2022). Prevalensi cemaran patogen Salmonella pada daging babi yang dijual di Pasar Tradisional di Kota Denpasar. Intisari Sains Medis, 13(2), 328–334. https://doi.org/10.15562/ism.v13i2.1381

HTML
0

Total
0

Share

Search Panel

I Gusti Agung Istri Gladys Elsyaningrat
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Komang Januartha Putra Pinatih
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Ni Nengah Dwi Fatmawati
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal


Agus Eka Darwinata
Google Scholar
Pubmed
ISM Journal