Research Article

Tingkat Kecemasan Antara Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Udayana dan Implikasinya Pada Hasil Ujian

Mirulalini Thinagar , Wayan Westa

Mirulalini Thinagar
Program Studi Pendidikan Dokter, Bagian/SMF Psikiatri RSUP Sanglah Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana. Email: mirulalini123@gmail.com

Wayan Westa
Bagian/SMF Psikiatri RSUP Sanglah Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Online First: October 30, 2017 | Cite this Article
Thinagar, M., Westa, W. 2017. Tingkat Kecemasan Antara Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Udayana dan Implikasinya Pada Hasil Ujian. Intisari Sains Medis 8(3). DOI:10.15562/ism.v8i3.122


Kecemasan merupakan masalah yang sering dihadapi individu di seluruh dunia. Namun kelompok yang menjalani pendidikan tinggi cenderung lebih rentan mengalami kecemasan karena stress yang dihadapi untuk menyelesaikan tugas tepat waktu. Kecemasan merupakan suatu proses yang normal namun akan menjadi masalah ketika kecemasan tersebut mengganggu kehidupan sehari-hari. Hal ini  harus segera diatasi karena dapat menyebabkan berbagai efek seperti menurunnya konsentrasi mahasiswa dalam proses pendidikan, hal ini juga berkaitan dengan pencapaian prestasi belajar yang rendah yang kemudian dapat memicu terjadinya depresi.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang berumur antara 20-22 tahun. Kuesioner GAD-7 digunakan untuk menilai adanya kecemasan pada mahasiswa. Dari 130 orang responden, didapatkan 76,9% mahasiwa mengalami kecemasan sedang dan 23,1% mengalami kecemasan ringan. Tidak ada mahasiwa dengan kecemasan berat. Proporsi kecemasan ringan lebih tinggi dibanding kecemasan sedang pada kelompok yang lulus ujian (92% dan 8%), sementara proporsi kecemasan ringan lebih rendah dibanding kecemasan sedang pada kelompok yang gagal dalam ujian (6,7% dan 93,3%). Hal ini menujukkan bahwa kecemasan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil ujian.

 

Keywords


References

Behara E, DiMarco ID, Hekler EB, Mohlman J, Staples AM. Current theoretical models of generalized anxiety disorder (GAD): Conceptual review and treatment implications. Journal of Anxiety Disorders. 2009; 23(8): p. 1011-1023.

Vos T, Flaxman A, Naghavi M, Lozano R, Michaud C, Ezzati M. Years lived with disability (YLDs) for 1160 sequelae of 289 diseases and injuries 1990-2010: a systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2010.. The Lancet. 2012; 380(9859): p. 2163-2196.

Jadoon N, Yaqoob R, Raza A, Shehzad M, Zeshan S. Anxiety and depression among medical students: a cross-sectional study. Journal of Pakistan Medical Association. 2010; 60(8): p. 699-702.

Hashmat S, Hashmat M, Aziz S. Factors causing exam anxiety in medical students. Journal of Pakistan Medical Education. 2008; 58(4): p. 167-170.

Apriliana AS. Hubungan Kecemasan Sebelum Ujian Akhir Blok Enam Terhadap Nilai Ujian Akhir Blok Enam Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Jember Angkatan 2007. Digital Repository Universitas Jember. 2014.

Cassady JC, Jonshon RE. Cognitive Test Anxiety and Academic Performance. Contemporary Educational Psychology. 2002; 27: p. 270-295.


No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 30
PDF Downloads : 25