Research Article

GAMBARAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANJUT USIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETANG I KABUPATEN BADUNG BALI 2015

Lindia Prabhaswari , Ni Luh Putu Ariastuti

Lindia Prabhaswari
Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Email: lindiaprabha@yahoo.co.id

Ni Luh Putu Ariastuti
Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas – Ilmu Kedokteran Pencegahan FK Universitas Udayana
Online First: December 15, 2016 | Cite this Article
Prabhaswari, L., Putu Ariastuti, N. 2016. GAMBARAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANJUT USIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETANG I KABUPATEN BADUNG BALI 2015. Intisari Sains Medis 7(1): 47-52. DOI:10.15562/ism.v7i1.100


Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang sering ditemukan pada lanjut usia (lansia). Terdapat berbagai faktor risiko yang dikaitkan dengan peningkatan kejadian depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian depresi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Petang I dan distribusinya berdasarkan karakteristik sosiodemografi lansia, sehingga dapat dijadikan acuan dalam pengembangan program kesehatan lansia di Puskesmas Petang I. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang melibatkan 90 lansia yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Petang I sebagai responden. Data mengenai karakteristik sosiodemografis diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan kuesioner, sedangkan status depresi dinilai dengan menggunakan kuesioner GDS versi pendek. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan bantuan program komputer. Pada penelitian ini, didapatkan 24,4% sampel mengalami depresi. Angka depresi pada lansia perempuan ditemukan lebih tinggi, terdapat kecenderungan peningkatan angka depresi seiring bertambahnya usia dan rendahnya tingkat pendidikan. Lansia yang berstatus tidak menikah atau tidak bekerja juga menunjukkan angka depresi yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. Simpulan penelitian ini adalah prevalensi depresi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Petang I secara umum tergolong rendah, terutama pada lansia yang berusia lebih muda, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan tinggi, memiliki pasangan, dan masih bekerja.

 

No Supplementary Material available for this article.
Article Views      : 6061
PDF Downloads : 5404